DPRD Minta BPOM Tarik Obat Viostin Ds dari Apotik Karena Mengandung Lemak Babi

datariau.com
2.265 view
DPRD Minta BPOM Tarik Obat Viostin Ds dari Apotik Karena Mengandung Lemak Babi
Foto: Internet

PEKANBARU, datariau.com - Mengetahui Viostin Ds mengandung lemak babi, Anggota DPRD Pekanbaru Hj Desi Susanti SSos merasa prihatin dan meminta agar Dinas Perdagangan bekerjasama dengan BPOM untuk menarik seluruh Viostin DS yang telah beredar di Apotik maupun outlet-outlet yang menjual obat penghilang nyeri sendi ini.

 

"Kita minta tarik semua Viostin Ds di apotik dan outlet-outlet yang ada di Pekanbaru sehingga masyarakat terutama masyarakat muslim bisa terlindungi dari produk tidak halal ini," kata Desi Susanti akhir pekan kemarin.

 

Dengan ditemukannya unsur tidak halal di Viostin Ds, jika tidak ditarik dari peredaran, lanjut politisi Partai Demokrat ini, dikawatirkan masyarakat terutama masyarakat muslim tetap membeli obat ini. Dirinya selaku Anggota Komisi II akan mengawasi dan ikut memantau penarikan Viostin Ds ini.

 

"Saya selaku Anggota Komisi II yang membidangi masalah ini akan mengawasi dan memantau penarikan Viostin Ds ini," ujarnya.

 

Sebagaimana diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI melalui siaran persnya juga menyebutkan bahwa Viostin DS produksi PT Pharos Indonesia dengan nomor izin edar (NIE) POM SD.051523771 nomor bets BN C6K994H mengandung DNA babi. BPOM sudah memerintahkan perusahaan yang telah berdiri selama 45 tahun tersebut untuk menarik dan menghentikan produksinya.

Editor
: Riki
Sumber
: Seriau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)