PEKANBARU, datariau.com - Semangat “Polantas Karib” kembali diwujudkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui kegiatan silaturahmi dan edukasi bersama komunitas ojek online (ojol) Kota Pekanbaru di Pangkalan Ojol Kamtibmas Presisi Polda Riau.
Kegiatan bertajuk “Polantas Karib Sahabat Ojol, Jumat Membawa Berkah” tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas ojol dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui program Green Policing.
Puluhan pengemudi ojol dari berbagai platform, seperti GoJek, Maxim, ShopeeFood dan Grab, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Baca juga:Polantas Karib Hadir di SD Muhammadiyah 3 Unggulan Pekanbaru, Tanamkan Keselamatan Berlalu Lintas Sejak Dini
Kehadiran jajaran Polantas tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya membangun komunikasi, memberikan edukasi serta menghadirkan kepedulian secara langsung kepada masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Ditlantas Polda Riau membagikan puluhan paket sembako, helm berstandar SNI, masker dan bibit pohon kepada para pengemudi ojol.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus ajakan kepada komunitas ojol untuk bersama-sama menjaga keselamatan berlalu lintas dan kelestarian lingkungan.
Baca juga:108 Anak TK Antusias Ikuti Polisi Sahabat Anak Ditlantas Polda Riau
Pembagian bantuan dilakukan langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan edukasi mengenai Kamtibmas, Kamseltibcarlantas serta pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan komunitas ojol memiliki posisi strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Setiap hari, para pengemudi ojol berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjadi bagian penting dari dinamika lalu lintas di jalan raya.
“Ojol merupakan salah satu mitra strategis Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Melalui komunikasi dan edukasi yang terus dilakukan, kami berharap para pengemudi ojol dapat menjadi contoh sekaligus pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.
Baca juga:
Polantas Karib Hadir di CFD Pekanbaru, Sapa Warga dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas
Ia menegaskan, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga membutuhkan peran bersama seluruh pengguna jalan.
“Bukan hanya tertib untuk diri sendiri, tetapi juga ikut mengingatkan masyarakat lainnya untuk bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman dan berkeselamatan,” lanjutnya.
Menurutnya, semangat Polantas Karib merupakan bentuk pendekatan humanis Polri untuk membangun kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat.
Baca juga:Sambut HUT RI ke-81, Ditlantas Polda Riau Bagikan Sembako dan Helm untuk OJOL
“Polantas hadir bukan hanya ketika terjadi pelanggaran atau kecelakaan. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, mendengar, berkomunikasi dan memberikan solusi. Bersama komunitas ojol, kita bangun budaya keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan dan Kamtibmas yang semakin kuat,” tambahnya.
Apresiasi Komunitas Ojol
Pengurus Ojol Pekanbaru, Auzan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Ditlantas Polda Riau terhadap komunitas pengemudi ojol.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Polantas Karib ini. Kami merasa diperhatikan dan diajak bersama-sama untuk menjaga Kamtibmas serta tertib berlalu lintas,” ungkap Auzan.
Baca juga:Ditlantas Polda Riau Tertibkan Kendaraan ODOL di Tol Pekanbaru-Dumai
Ia menyatakan komunitas ojol Pekanbaru siap menjadi mitra Polri dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat.
“Kami dari komunitas ojol Pekanbaru siap menjadi mitra Polri, memberikan contoh kepada pengguna jalan lainnya dan ikut menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat,” sambungnya.
Menurut Auzan, pendekatan yang dilakukan secara langsung dan humanis membuat pesan-pesan keselamatan lebih mudah diterima oleh para pengemudi ojol.
Ojol Dinilai Punya Peran Penting dalam Keselamatan Lalu Lintas
Senada dengan hal tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan komunitas ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat.
“Pengemudi ojol merupakan bagian penting dari ekosistem lalu lintas. Mobilitas mereka sangat tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, edukasi Kamseltibcarlantas harus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran keselamatan menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban,” jelas AKBP Dasril.
Ia juga menegaskan bahwa pesan Green Policing terus dikedepankan sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui Green Policing, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol, untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” katanya.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sebagai bagian dari kebiasaan masyarakat sehari-hari.
“Keselamatan berlalu lintas harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari budaya kita sehari-hari,” tambahnya.
Tanam Bibit Pohon, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
Di penghujung kegiatan, setelah memberikan edukasi terkait Kamtibmas, Kamseltibcarlantas dan Green Policing, Dirlantas Polda Riau secara langsung membagikan bibit pohon kepada para pengemudi ojol.
Pembagian bibit pohon tersebut menjadi simbol nyata ajakan kepada komunitas ojol untuk turut menanam dan merawat lingkungan.
Langkah sederhana itu diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
Kegiatan “Polantas Karib Sahabat Ojol, Jumat Membawa Berkah” pun menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri dan komunitas ojol.
Kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi bantuan dan perlengkapan keselamatan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi edukasi, kepedulian dan semangat dalam menciptakan ruang publik yang lebih aman, tertib serta ramah lingkungan.
Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Ditlantas Polda Riau terus mendorong terwujudnya budaya tertib berlalu lintas. Di saat yang sama, masyarakat diajak memahami bahwa keamanan, keselamatan di jalan serta kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Polantas Karib, Sahabat Ojol. Hadir di tengah masyarakat, bersama menjaga Kamtibmas, mewujudkan keselamatan berlalu lintas dan menghijaukan negeri. (den)