Operasi Zebra Muara Takus 2018

Kapolres Minta Personil Tidak Kejar Pengendara yang Lari dari Razia

datariau.com
736 view
Kapolres Minta Personil Tidak Kejar Pengendara yang Lari dari Razia
Foto: Rahmad
Kapolres dalam deklarasi gerakan meranti pakai helm, Operasi Zebra Muara Takus 2018.

SELATPANJANG, datariau.com - Mulai hari ini, Selasa (30/10/2018) hingga 12 November 2018 mendatang, Operasi Zebra Muara Takus 2018 di Kepulauan Meranti dilaksanakan. Operasi ini serentak dilakukan polri se-Indonesia dalam rangka penegakan hukum dan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

 

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP La Ode Proyek SH mengingatkan masyarakat Meranti, khususnya pengendara agar mematuhi segala aturan dalam berlalu lintas. Selain melengkapi surat-surat, juga diprioritaskan agar disiplin ketika berkendara.

 

"Seperti pengemudi yang menggunakan hp saat berkendara, melawan arus, yang berboncengan melebihi kapasitas, tidak menggunakan helm, menggunakan narkoba dan miras, serta pengemudi yang melampaui batas kecepatan akan jadi target operasi," terang Kapolres dalam deklarasi gerakan meranti pakai helm, Operasi Zebra Muara Takus 2018.

 

Agar pelaksanaan operasi ini optimal, Kapolres memberikan beberapa catatan kepada jajarannya agar memperhatikan hal dalam penertiban yang dilakukan jangan sampai menimbulkan masalah pidana. Jangan lakukan upaya pengejaran terhadap pengemudi karena dikawatirkan akan menyebabkan kejadian fatal.

 

"Jangan lakukan upaya pengejaran kepada pengemudi yang menghindar razia, karena dengan menghindar berarti upaya yang dilakukan Polri telah berhasil. Sebab mereka telah menyadari kesalahan yang telah dibuat," kata La Ode Proyek.

 

Selain itu, ia juga mengingatkan situasi Meranti saat ini sudah sangat kondusif. Oleh karena itu jangan sampai kehadiran operasi Zebra yang tujuannya untuk menertibkan dan melancarkan lalu lintas, justru menimbulkan keresahan dimasyarakat.

 

"Mari kita laksanakan tugas dengan ikhlas dan sebaik mungkin, jumlah kecelakaan lalu lintas tahun ini di Meranti sangat minim hanya terdapat satu korban jiwa," jelas Kapolres.

 

Disamping itu, operasi ini, kata dia akan melibatkan semua stakeholders terkait mulai dari kepolisian, TNI, Pemda melalui Dinas Perhubungan, serta Satpol PP. Hal ini dilakukan agar operasi yang dilaksanakan dapat berjalan maksimal dan sesuai target yang ditetapkan.

 

"Untuk menjamin kelancaran operasi ini pihak Polri tidak bisa sendirian melainkan perlu sinergitas antar semua pemangku kepentingan," ucap dia.

 

Hadir dalam deklarasi itu Sekda Kepulauan Meranti, Yulian Norwis, Dinas Perhubungan, Anggota DPRD Kepulauan Meranti Edi Mashudi, TNI, Camat Tebingtinggi Rizky Hidayat, Ketua MUI Ustadz Mustafa, serta tokoh masyarakat.

Penulis
: Rahmad
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)