Ini Penyebab Seorang Menghina Agama Orang Lain

datariau.com
592 view
Ini Penyebab Seorang Menghina Agama Orang Lain
KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Fenomena yang terjadi di saat ini, dimana mudahnya terjadi perpecahan dan saling menjatuhkan di tengah umar beragama di Indonesia. Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius, karena sangat mengancam persatuan rakyat Indonesia.

Seperti disampaikan Ustadz Kyai Dahar, saat mengisi kajian di Mushalla Polsek Tebing Tinggi Kepulauan Meranti, Kamis (25/7/2019), bahwa penyebab mengapa seorang menghina agama orang lain dikarenakan adanya intoleransi beragama, sehingga dalam berdakwah yang seharusnya dilakukan dengan lemah lembut menjadi hinaan dan cacian kepada agama lainnya.

"Niat kita seharusnya menyampaikan dakwah, menyampaikan kebaikan yang diperintahkan Allah, berubah menjadi saling hina," kata Ustadz Kyai Dahar.

Ceramah ini merupakan rangakaian acara Binrohtal di lingkungan Polres Kepulauan Meranti pagi tadi pukul 08.45 Wib. Turut hadir dalam acara tersebut Waka Polres Kepulauan Meranti Kompol Irmadison SH, Kasubag Dal Ops Bag Ops Polres Kepulauan Meranti AKP Syamsueri, Paur Humas Polres Kepulauan Meranti IPTU Herman Jalaludin, Kaur Bin Ops Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti IPDA Rahmad Wahyudi.

Selanjutnya hadir juga Pama Sat Binmas Polres Kepulauan Meranti IPTU Wewen Eko Saputra SH, Kanit I Politik Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti IPDA Beny Adil Saputra, Kanit Reg Ident Sat Lantas Polres Kepulauan Meranti IPDA Raden Surtika, Wakapolsek Tebing Tinggi IPDA Herry Juana Putra, Kanit Reskrim Polsek Tebing Tinggi Barat IPDA Abdul Roni SH, Pers Polres Kep Meranti 50 orang, dan para Bhayangkari Polres Kepulauan Meranti 20 orang.

Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan penyerahan Zakat Profesi Personil Polres Kepulauan Meranti kepada Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Kepulauan Meranti. (put)
Penulis
: Syahputra
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)