Wujudkan Indonesia Hebat, Olahraga Tradisional Dinilai Majukan Aspek Budaya dan Pariwisata

Sindy Aprilia Dwiyanti
99 view
Wujudkan Indonesia Hebat, Olahraga Tradisional Dinilai Majukan Aspek Budaya dan Pariwisata
Gambar : rctiplus.com

DATARIAU.COM - Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora,Raden Isnantausai menutup Potradnas VIII Tahun 2021 di Belitung itu mengatakan jika olahraga tradisional erat kaitannya dengan budaya dan pariwisata karena dinilai dapat memajukan kedua aspek tersebut.

Akan tetapi, dirinya tak hanya tertuju pada olahraga tradisional saja, namun juga olahraga rekreasi maupun olahraga prestasi.

"Sekarang kita berada dalam titik destinasi pariwisata yang cukup menggiurkan. Kita saat ini melakukan di Belitung, kedepan kita bisa lakukan event serupa di Borobudur, Mandalika dan dimanapun destinasi cantiknya Indonesia, jadi olahraga akan ke sana konsepnya, baik itu olahraga tradisional, olahraga masyarakat, maupun olahraga prestasi," ungkapRaden Isnanta.

DikatakanRaden Isnanta, kebersamaan dalam mewujudkan satu tujuan, yaitu menuju Indonesia hebat, bisa wujudkan melalui olahraga tradisional.

Seperti diketahui,Pekan Olahraga Tradisional tingkat Nasional (Potradnas) VIII Tahun 2021 yang berlangsung diStadion Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung pada Jumat dan Sabtu (22-23/10/2021), menjadi pintu masuk lebih dalam bagi perkembangan sport tourism Indonesia kedepannya.

Kombinasi antara olahraga tradisional khususnya dan olahraga lain pada umumnya dengan pariwisata itu, sejalan dengan konsep yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam peringatan Haornas 2021 lalu.

Apa yang diungkapkanRaden Isnantamendapat sambutan yang baik dalam rangka mengkolaborasikan olahraga dengan parisiwsata.

Syaifullah selaku Direktur Aplikasi, Permainan, TV dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf mengatakan jika pihaknya siap untuk menjalin kerjasama dengan kementerian lainnya dalam hal ini Kemenpora untuk menjawab arahan dari Presiden RI, Joko Widodo.

"Seperti yang diungkapan Pak Isnanta, memang kita sedang menuju ke era sport tourism, di mana olahraga itu bisa menjadi salah satu atraksi untuk mengundang masyarakat baik dalam maupun luar negeri ke tempat-tempat pariwisata. Kobinasi itulah yang menjadikan link antar Kementerian/Lembaga dan juga pemerintah daerah," ucap Syaifullah.


Lebih lanjut Syaifullah mengatakan jika kerjasama lebih jauh yang tertuang dalam MoU antara Kemenparekraf/Baparekraf dengan Kemenpora sangat memungkinkan untuk mewujudkan terciptanya sport tourism di daerah lainnya.

"Kerja sama lebih dalam sangat memungkinkan antara kami dengan Kemenpora, terlebih sebelumnya beberapa hal sudah kita lakukan bersama, salah satunya e-Sport, namun olahraga tradisional juga sangat menarik untuk dikembangkan kedepannya guna menarik minat para turis," tutur Syaifullah.

Sementara itu, Wakil Bupati Beltung,Isyak Meirobiemengatakan melalui ajang Potradnas VIII Tahun 2021 ini memiliki dampak yang sangat kongkret bagi daerahnya.

"Dampaknya sangat kongret sekali, dari kontingen saja sudah menyumbang banyak hal bagi kami," katanya.


"Ketika pandemi Covid-19 belum berlalu, kita butuh penyemangat dan butuh magnet yang bisa mengangkat Belitung kembali untuk tiba di tempat sesuai harapan kami yaitu menjadi pemimpin wisata Indonesia.

Melalui sport tourism yang disampaikan oleh pak Isnanta dan pak Syaifullah sangat tepat sekali, kaena Belitung adalah tempat yang paling cocok untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bisa merangsang pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata kreatif dan UMKM," tambah Wabup Isyak.

Lebih lanjut, Wabup Isyak. juga mengatakan jika ajang Potradnas ini menjadi pintu masuk kembali bergeliatnya perekonomian Belitung melalui olahraga dan pariwisata.

"Mendunia mulai dari Belitung," ujarnya. (*)

Source : tribunnews.com