WN China Otak Pinjol Ilegal Diduga Mau Kabur ke Turki, Bakal Diadili di RI

Ruslan
189 view
WN China Otak Pinjol Ilegal Diduga Mau Kabur ke Turki, Bakal Diadili di RI
WN China otak pinjol ilegal diuga hendak kabur ke Turki saat ditangkap Bareskrim Polri. WNA itu akan diadili di Indonesia. (Dok. Istimewa)

DATARIAU.COM - Seorang warga negara (WN) China berinisial WJS alias BH alias JN, yang diduga menjadi otak koperasi simpan pinjam (KSP) yang menaungi sejumlah aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal, hendak terbang ke Turki saat ditangkap Bareskrim Polri. Polisi menduga WJS mau kabur ke Turki.

"Indikasinya seperti itu (mau kabur). Tapi faktanya kita tangkap di bandara saat akan pergi ke Turki," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Helmy Santika saat dimintai konfirmasi, Selasa (9/11/2021) malam.

Selain itu, Helmy menegaskan WJS bakal diadili di Indonesia. Pasalnya, WJS merupakan WN asal China yang memiliki pekerjaan sebagai konsultan bisnis.

"(WJS) Diadili di Indonesia," ucapnya.

WJS ditangkap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saat sedang menunggu penerbangan ke Istanbul, Turki. Saat itu, polisi menciduk WJS beserta dua rekannya.

Namun, belakangan diketahui kedua rekannya itu tidak terlibat dalam dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh WJS.

"Setelah didalami, tidak terkait," imbuh Helmy.

Sebelumnya, WJS diduga menjadi otak koperasi simpan pinjam (KSP) yang menaungi pinjol ilegal yang menyebabkan ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, gantung diri. Korban diduga terlilit utang pinjol dan diteror.

"Telah dilakukan penangkapan tersangka WNA terkait pinjaman online diduga otak atas nama WJS alias BH alias JN," ujar Brigjen Helmy.

Berdasarkan pengakuan dari tersangka lain, WJS merupakan direktur bisnis dan pemilik KSP Inovasi Milik Bersama (IMB). WJS diketahui sehari-hari tinggal di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Utara.