Wajah Pemred Media Online di Medan Disiram Air Keras Diduga Akibat Pemberitaan

datariau.com
580 view
Wajah Pemred Media Online di Medan Disiram Air Keras Diduga Akibat Pemberitaan

MEDAN, datariau.com - Seorang pemimpin redaksi media online disiram air keras hingga mengalami luka serius. Peristiwa tragis yang dialami Persada Bhayangkara ini terjadi di sekitar Simpang Selayang, tepatnya di depan RM BPK, Ahad (25/7/2021) sekira pukul 22:05 Wib.

Polsek Tuntungan yang mengetahui adanya seorang wartawan yang disiram air keras langsung ke TKP untuk melakukan penyelidikan.

Sedangkan wartawan yang mengalami penyiraman air keras yang dilakukan oleh diduga temannya HS langsung dibawa ke rumah sakit Adam Malik oleh rekannya Boni Manulang ke Jalan Bunga Lau nomor 17 kecamatan Medan Tuntungan untuk mendapatkan perawatan medis.

Sebelumnya, terlihat dari CCTV, Persada Bhayangkara menunggu seseorang di depan RM BPK.

Ketika yang ditunggu menjumpai Persada, sontak pria berbadan tegap langsung menyiramkan air keras ke wajah persada.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pria tersebut langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

Menurut pengakuan Persada, yang menyiram air keras adalah temannya HS yang ditunggunya di Simpang Selayang.

"Mereka naik kereta Vixion bang, yang menyiram saya temannya HS," ujar Persada saat memberikan keterangan kepada awak media di RS Adam Malik.

Menurut warga yang berada di TKP, ketika penyiraman memang mereka tidak melihat, namun ketika Persada kepanasan dan berlari ke RM BPK, sontak pengunjung yang sedang menikmati makanannya menjadi panik.

"Waktu dia lari ke dalam terlihat berasap wajahnya bang," ujar AR yang melihat kejadian setelah penyiraman.

"Setelah itu dia langsung telpon temannya, tidak lama temannya datang dan membawanya ke rumah sakit," ujar AR.

Terpisah, ketika awak media mengkonfirmasi motif penyiraman air keras tersebut, Kapolsek Tuntungan Iptu Martua Manik SH MH belum menjawab konfirmasi awak media. (lam)

Penulis
: Alamsyah
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)