Uang Tabungan Rp700 Miliar Milik Nasabah Bank BRI Raib

Ruslan
2.764 view
Uang Tabungan Rp700 Miliar Milik Nasabah Bank BRI Raib
Ilustrasi (Foto: Internet)

DATARIAU.COM - Seorang nasabah Bank BRI di kabupaten takalar Sulawesi Selatan, mengaku kehilangan uang tabungan sebesar kurang lebih Rp700 Miliar.

Mustafa Natsir (61) warga kelurahan Kalabbirang, kecamatan Pattallassang Kabupaten takalar mengaku uang yang iya tabung sejak tahun 1995 hingga 2004 di bank BRI cabang Takalar sebanyak kurang lebih Rp700 Miliar raib.

"Uang yang saya tabung di Bank BRI sejak tahun 1995 sampai 2004 dengan jumlah uang kurang lebih Rp700 miliar raib," ungkap Mustafa Natsir, Nasabah bank BRI cabang Takalar saat di konfirmasi Rabu (27/10).

Mustafa menambahkan, bahwa uangnya yang selama ini dia setor ke bank BRI senilai Rp700 miliar itu, justru menjadi pinjaman.

"Yang saya heran, uang saya sendiri yang saya tabung di bank BRI, kenapa justru menjadi pinjaman," tambahnya.

Lanjutnya, jika memang saya punya pinjaman, kata Mustafa Natsir, silahkan cetak semua rekening koran saya, setelah itu saya akan lunasi.

"Jika saya punya pinjaman di BRI, silahkan cetak semua rekening koran saya, setelah itu saya akan lunasi semua utang saya," pungkas Mustafa Natsir.

Masih Mustafa, seandainya pihak bank BRI punya etikat baik, dia pasti sudah mencetak semua rekening koran, baik utang maupun rekening koran setoran uang saya.

"Pihak bank BRI tidak mau mengeluarkan rekening koran, baik rekening koran utang maupun rekening koran setoran saya selama ini," katanya.

Sambil berlinang air mata, Mustafa Natsir juga menceritakan jika istrinya meninggal akibat sakit memikirkan dirinya yang berjuang mencari keadilan agar pihak bank mengembalikan uangnya.

"Istri saya dua bulan lalu meninggal, ia sakit memikirkan saya yang berjuang selama ini mencari keadilan agar uang yang saya tabung selama ini di bank bisa dikembalikan," ungkap mustafasambil berlinang air mata.

Untuk mencari keadilan itu, Mustafa Natsir, menempuh jalur hukum dengan memperkarakan bank BUMN serta pihak notaris di Pengadilan Negeri Takalar, dengan harapan uang tabungannya bisa didapat kembali.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)