U-Turn HR Soebrantas Sebabkan Kemacetan Jalan

Ruslan
112 view
U-Turn HR Soebrantas Sebabkan Kemacetan Jalan
Foto: Maizatul Akmam
Mobil Fuso melakukan putaran pada U-Turn HR Soebrantas Panam.

PANAM, datariau.com - Putaran jalan atau U-Turn di Jalan Hr. Soebrantas, Panam Pekanbaru kerap menjadi sumber kemacetan pada siang dan malam hari. Tepatnya di U-Turn pertama setelah Simpang 4 Garuda Sakti. Masyarakat meminta agar pemerintah Pekanbaru mencari solusi untuk mengatasi macet tersebut.

Kemacetan ini diakibatkan oleh padatnya kendaraan yang melintas serta banyaknya mobil bermuatan besar (Fuso) melakukan putaran pada U-Turn tersebut. Ditambah ada lobang disisi tepi jalan yang menyebabkan pengendara harus lebih berhati-hati.

Hendra (27) selaku pengendara motor keluhkan jalan berlobang dan selalu terkena macet, saat melewati jalan HR. Soebrantas, terlebih disaat siang hari.

"Saya tinggal di Asta Karya, jadi setiap mau ke tempat kerja selalu kena macet disini, karna mobil besar berputar, jadi mau gak mau harus berhenti dulu, ditambah ada lobang juga di dekat putaran tersebut, jadi tambah macet. Macetnya juga lama, kadang sampe 2 atau 3 mobil besar (Fuso) yang mutar," jelasnya, Kamis (23/9/2021).

Menurutnya, mobil bermuatan besar tidak boleh melintas di dalam kota. Namun, tidak ada tindakan tegas dari pemerintah untuk melarang mobil tersebut.

"Seharusnya mobil besar kaya gini gak boleh masuk ke kota, tapi nampaknya tidak ada tindakan tegas dari pemerintah untuk melarangnya. Selain membuat macet, mobil besar seperti ini juga merusak jalan, banyak jalan yang bergelombang saya lihat, malah sampai berlobang," pungkasnya.

Hendra meminta agar pemerintah lebih peduli dan memberikan solusi agar tidak terjadi kemacetan di Jalan HR. Soebrantas tersebut.

"Pesan saya agar pemerintah lebih peduli lah dan memberikan solusi agar macet ini bisa diatasi. Kasian juga pengendara motor lain yang mau buru-buru kerja, pas disini terkena macet. Belum lagi panas siang hari, jadi banyak lah kendala yang ditimbulkan," tutupnya. (mam)

Penulis
: Maizatul Akmam
Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: Datariau.com