Tak Kuasa Saat Tahu Penisnya Harus Diamputasi Total, Pasien Minta Dihilangkan Saja Nyawanya Saat Operasi

Ruslan
1.650 view
Tak Kuasa Saat Tahu Penisnya Harus Diamputasi Total, Pasien Minta Dihilangkan Saja Nyawanya Saat Operasi
Karena infeksi yang dialami, penis harus diamputasi, pasien minya dihilangkan nyawanya kepada dokter saat operasi. (via World of Buzz)

DATARIAU.COM - Kisa drama haru yang mengagetkan ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi banyak suami dimanapun berada.

Dikisahkan oleh tenaga kesehatan dalam balutan baju operasi lengkap, di akun TikTok @yowano_brother, ada seorang pria beristri yang tidak bisa menerima kenyataan penisnya harus diamputasi total.

Tindakan ampitasi itu harus diambil dokter untuk menyelmatkan nyawanya dari bahaya yang mengintai.

Dalam unggahannya pemilik akun menuliskan deskripsi sigkat namun menohok, "Share buat bapak-bapak di sana ya #edukasikesehatan #pengalaman buruk," tulis akun tersebut membuka cerita.

Ternyata organ intim si pasien pria yang sudah beristri itu mengalami sebuah masalah kesehatan, mungkin infeksi, namun pemilik akun tidak menjelaskan lebih jauh.

Dirinya hanya melenjelaskan jika penyebab amputasi tersebut karena sang pria selama bekerja kerap menyewa wanita malam untuk memuaskan hasrat birahinya.

"Pelajaran berharga khusus buat Tuan-tuan yang LDR. Ada seorang pasien laki-laki berusia 36 tahun bekerja di salah satu perusahaan di luar pulau Indonesia. Masuk kamar operasi dengan rencana tindakan panektomi parsial (memotong Mr. Penos sebagian)," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Tapi di atas meja operasi kenyataan menjadi lain.

"Daan, awalnya perkiraan yang terinfeksi cuman kepala nya saja. Ternyata menjalar sampai pangkal. Dengan berat hati dokter menjelaskan bahwa tindakan yang harus dilakukan amputasi total yaitu pemotongan sampai pangkal," tambahnya.

Sesuai aturan yang berlaku, sebelum sebuah tindakan medis diambil, dokter dan pihak rumah sakit meminta persetujuan istri pasien.

Mengetahui alat kelamin suaminya akan diamputasi total, sang istri menolak, dan meminta transplantasi penis dilakukan.

Pasiennya sendiri, si pria yang akhirnya mengaku dengan jujur kepada semuanya pada saat itu sering "jajan" saat berjauhan dengan istri (LDR), saat mengatahui penisnya harus diamputasi total demi keselamatannya dan kesehatannya, dia meminta agar dokter menghilangkan nyawanya saja saat operasi nanti.

"Pasien nangis sekencang-kencangnya dan meminta hal yang tak manusiawi yaitu minta dihilangkan nyawanya saat operasi berlangsung. Pasien juga mengakui kebiasaan buruknya itu sering jajan sembarangan saat berjauhan dengan istrinya," pungkasnya.

Jika melihat dari riwayat pasien, amputasi penis tersebut bisa jadi diakibatkan oleh penyakit infeksi human papillomavirus (HPV).'

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)