SIAK, datariau.com - Pemkab Siak bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Siak bekerjasama dengan Dewan Kesenian Siak (DKS) menggelar peringatan hari AIDS sedunia.
Peringatan tersebut, mengangkat tema, 'Hak Setara untuk Semua, Bersama Kita Bisa', berlangsung di Taman Tengku Syarifah Aminah, Rabu (18/12/2024).
Malam puncak hari AIDS tingkat Kabupaten Siak di gelar meriah dengan menghadirkan talk show, musik hiburan, pengecekan Voluntary Counseling and Testing atau Konseling (VCT) dan test HIV sukarela (KTS) secara gratis dan hadiah menarik yang telah disediakan.
Kegiatan ini dalam rangka memperkuat komitmen dan kepemilikan semua pihak dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Siak, dan menjadi perhatian utama bagi semua elemen dalam mencapai ending penanggulangan AIDS tahun 2030 sebagai bentuk komitmen bersama negara-negara di dunia.
Ketua Pelaksana KPA Kabupaten Siak H Husni Merza BBA MM menyampaikan pelaksanaan peringatan hari AIDS se-dunia ini, merupakan komitmen Pemkab Siak untuk terus sosialisasi dan cegah kematian akibat HIV/AIDS.
"Pemkab Siak dan masyarakat ingin menjadikan momentum hari AIDS sedunia sebagai titik tolak kita memperlambat perkembangan virus ini," kata Husni Merza.
"Bahkan kita stop sehingga tidak ada lagi penularan HIV dan penderitanya sembuh," ujarnya.
Wakil Bupati Siak itu, juga berharap kepada siswa siswi yang hadir nantinya ketika mengikuti forum-forum tertentu agar menyampaikan informasi terkait bahaya HIV/AIDS kepada teman-teman.

Dikatakan dia, bagi setiap perguruan tinggi negeri yang ada di Kabupaten Siak agar membuat forum dan berkolaborasi dengan KPA untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada audiens, mahasiswa dan anak sekolah tentang HIV/AIDS ini.
"Dalam memperingati hari AIDS sedunia ini, kita punya salam tiga jari, yang kita sebut 3 zero, yakni Zero New HIV Infection, Zero AIDS Related Death dan Zero Discrimination," jelas Husni.
"Kita ingin nol penyebaran HIV/AIDS, tidak ada kematian. Karena AIDS dan jangan ada diskriminasi antara kita dan mereka yang pengidap HIV/AIDS," sebutnya.
Asisten Administrasi Umum Setda Siak Rozy Chandra sekaligus Ketua II Pelaksana KPA Siak menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kemandirian masyarakat serta pemangku kepentingan dalam mencegah infeksi penularan HIV dan AIDS.
Disampaikan dia, menguatkan kolaborasi terintegrasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam melaksanakan pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Siak.
Selain itu, meningkatkan penggerakan sumber daya dalam mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan bagi masyarakat.
"Tahun ini, kita bekerjasama dengan DKS melaksanakan peringatan hari AIDS sedunia, artinya segmentasi ini harus disentuh dan dilakukan bersama-sama," ujarnya.
HIV tidak dapat ditanggulangi secara sepihak, Karena kata Rpzi HIV bukan hanya diselesaikan oleh pemerintah tetapi bagi seluruh masyarakat termasuk para insan seni yang ada di Kabupaten Siak. Sehingga penanggulangan HIV/AIDS dapat secara komprehensif.(***)