Stok Obat Habis, Sejumlah Poli di RSUD Langsa Akan Tutup Sementara

datariau.com
1.633 view
Stok Obat Habis, Sejumlah Poli di RSUD Langsa Akan Tutup Sementara
Foto: Ist.
IGD RSUD Langsa.

LANGSA, datariau.com - Terkait polemik pengesahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (R-APBK) Kota Langsa Tahun 2025, bererefek pada sejumlah poli pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa dinyatakan tutup sementara.

Pasalnya sejumlah ketersediaan obat-obatan untuk kebutuhan para pasien tidak ada stock lagi alias habis.

Sehingga rumah sakit milik daerah tersebut kalangkabut dalam menanggulangi kebutuhan ketersediaan obat obatan, hal itu lebih disebabkan ketiadaan dana yang bersumber pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kota Langsa.

Akibat kekisruhan terhambatnya pengesahan DPA hingga saat ini tentu berefek pada pelayanan di RSUD Langsa, apabila kondisi ini terus berlanjut tak dapat dipungkiri rumah sakit milik daerah yang juga kebanggaan warga Kota Langsa diperkirakan akan mati suri.

Merespon keadaan ini, Direktur RSUD Langsa drg Ridha Zulkumar MARS, kepada wartawan, Ahad (23/2/2025), tidak menolak dan mengatakan dimana ada sejumlah poli stok obat menipis dan malah telah habis di rumah sakit.

“Jika obat obatan tidak tersedia bukan tidak mungkin poli-poli harus stop pelayanan, apalagi operasional ambulan yang saat ini berjalan dengan hutang kesana kemari,” akunya.

Selanjutnya yang lebih menyedihkan Jasa medis November dan Desember 2024 tidak bisa di bayarkan walaupun dananya tersedia di Kas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Seyogyanya langkah usulan direktur untuk Pj Wali Kota Langsa yang lalu tertolak dengan tidak disetujui penggunaan anggaran mendahului pengesahan DPA 2025.

Sementara isisi lain tenaga medis di tuntut pelayanan prima tapi hak mereka tidak terespon oleh Pj Wali Kota Langsa.

“Kita berharap dengan kehadiran pemimpin yang baru bisa mengurai harapan yang tertunda. Mohon maaf kami sebagai direktur RSUD Langsa tidak bisa menerobos kebuntuan ini,” tutur Zulkumar.

Namun demikian saat ini pihaknya menginstruksikan Wadir Pelayanan dan Plt Wadir Umum mengambil langkah-langkah praktis untuk tetap berjalannya organisasi ini, jangan santai dan duduk manis saja.

Karena RSUD ini milik kita semua dan semua harus berkontribusi bukan hanya direktur, pungkas Zulkumar. (esy)

Penulis
: Edy Syarifuddin
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)