Soal Arisan Berondong Tumbal Tante-tante: Ramadhinisari: Darah Berondong Diminum, Dagingnya Dimakan

Ruslan
3.588 view
Soal Arisan Berondong Tumbal Tante-tante: Ramadhinisari: Darah Berondong Diminum, Dagingnya Dimakan
Foto: tribunnews
Ramadhinisari membongkar arisan berondong tumbal tante-tante di Jakarta.

Polisi pun telah turun tangan menyelidiki kasus arisan sosialita dengan ritual tumbal berondong (sebutan untuk pria muda).

Sejak video pengakuan adanya arisan tumbal berondong viral, polisi bahkan membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

"Ya, dipimpin Kanit Reskrim," kata Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono saat dihubungi wartawan, Kamis (1/7/2021).

Donni belum membeberkan lebih jauh perihal tim khusus tersebut.

Dia mengatakan timnya masih bekerja mengumpulkan alat bukti dari informasi yang viral tersebut.

Terkait kemungkinan polisi memanggil pembuat video viral tersebut, Doni enggan berkomentar.

Dia menyebut hal itu masuk teknis penyelidikan pihaknya.

"Nanti itu teknis. Saya nggak mungkin membeberkan. Itu hal teknis," ujar Donni.

Ramadhinisari didampingi kuasa hukum

Saat memberikan keterangan ke pihak kepolisian, Ramadhinisari didampingi kuasa hukumnya, Albert Riadi.

Usai pemeriksaan, Albert Riadi tidak banyak berkomentar saat ditanya hasil pemeriksaan kliennya, SR.

"Kita sudah ikuti pemeriksaan. Nanti disampaikan oleh penyidik," tutur Albert.

Bahkan, SR pun irit bicara setelah diperiksa polisi.

"Nanti disampaikan kuasa hukum saya saja," kata SR.

Beberapa hari sebelum menjalani pemeriksaan, Ramadhinisari mengaku siap membeberkan bukti yang dikantonginya kepada polisi jika dibutuhkan.

Ia bakal bersikap kooperatif jika dalam proses penyelidikan pihak kepolisian membutuhkan keterangannya.

"Kalau bisa jangan sampai ya karena urusannya jadi lumayan ribet kalau sampai ketemu polisi.

Cuma kalau aku tidak memenuhi panggilannya takutnya aku kenanya hoax, jadi mau nggak mau," kata Ramadhinisari.

"Kalaupun misalkan dari pihak kepolisian minta keterangan atau gimana ya, aku paling menjelaskan dari yang ada aja sih.

Karena maksudnya aku kan ada bukti konkret chating-an aku.

Jadi maksudnya aku pun di media sosial ceritanya tidak melebihkan memang sesuai dengan si orang ini ceritakan gitu," kata Ramadhinisari lagi.

Menurut Ramadhinisari, dia tidak pernah punya niat untuk membuat heboh masyarakat saat mengunggah videonya tentang tawaran memandu acara arisan sosialita tersebut.

Dia mengaku ingin membuat rekan sejawatnya lebih waspada terhadap tawaran serupa.

Sebelumnya, warganet dibuat penasaran dengan video viral pesugihan berkedok acara ulang tahun di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)