Resmikan BLT PKL Rp 1,2 Juta, Jokowi : Dimulai Dari Kawasan Malioboro

Intan Sukma Lena
36 view
Resmikan BLT PKL Rp 1,2 Juta, Jokowi : Dimulai Dari Kawasan Malioboro
Sumber Foto : Instagram @jokowi

DATARIAU.COM -Presiden Joko Widodo telah meresmikan program pemberian bantuan tunai untuk pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik usaha warung kecil di Malioboro, Gondomanan, Yogyakarta, Sabtu (9/10).


Dalam peresmian nya, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Perekonomian Airlangga Hartartodan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.


Jokowi menuturkan, bantuan ini diberikan untuk satu juta kepala yaitu PKL dan pemilik usaha warung kecil di seluruh Indonesia.


"Dan dimulai pertama kali di kawasan Malioboro Yogyakarta," ucap Mantan Wali Kota Solo itu.


Jokowi menjelaskan lagi, bantuan tunai yang akan diserahkan senilai Rp1,2 juta untuk masing-masing sasaran.


"Kurang enggak? Satu juta dua ratus ribu, cukup. Menurut hitungan kami cukup,"ujar Jokowi.


Pada kesempatan kali ini, Jokowi, Airlangga, dan Sultan juga sempat duduk bersama berdialog dengan sejumlah perwakilan PKL.


Ketua Koperasi Paguyuban PKL Malioboro Tri Dharma, Rudiarto mengapresiasi bantuan tunai di tengah situasi pandemi Covid-19 dan restriksi dampak penerapan PPKM berlevel.


"Kami atas nama segenap komunitas PKL, andong, becak yang ada di kawasan Malioboro sangat bersyukur dan sangat-sangat terima kasih," ucapnya.


Dia pun berharap, kedatangan presiden kali ini mempertegas bahwa kawasan Malioboro aman untuk dikunjungi dan para wisatawan bisa menikmati kota tersebut dengan nyaman.


"InshaAllah tetap aman, dan segera level diturunkan dan dapat kami sampaikan segenap komponen kawasan Malioboro mayoritas sudah divaksin sampai (dosis) kedua. Harapannya sekali lagi Malioboro pariwisatanya segera dibuka," tutupnya.


Menko Airlangga menambahkan, seluruh kabupaten/kota di DIY saat ini masih memberlakukan PPKM level 3.


"Dari sisi kondisi real sebetulnya sudah level 2 di Kota Yogyakarta, namun ada salah satu kabupaten yang level 3, sehingga untuk keseluruhan nanti kita melihat satu minggu ke depan," ujarnya.(*)


Source :cnnindonesia.com

Penulis
: Intan Sukma Lena