BAGAN BATU, datariau.com - Koperasi Unit Desa (KUD) Tunas Baru Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2020/2021, Sabtu (26/6/2021).
RAT ini digelar di kantor KUD Tunas Baru Jalan Kayangan Kepenghuluan Gelora.
RAT ini dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Rokan Hilir Rahmatul Zamri SSos didampingi Kasi Peningkatan SDM Koperasi dan UMKM Rohil Drs Budi Sulistio.
RAT itu juga dihadiri Camat Bagan Sinembah Sakinah diwakili Kasi Pembangunan M Hasbi, Penghulu Gelora yang sekaligus penasehat KUD Tunas Baru Ngatijan, Ketua KUD Tunas Baru Sujarno, Pengawas Koperasi Budi Purnomo dan anggota koperasi.
Ketua KUD Tunas Baru Sujarno dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Zamratul Zamri SSos yang sudah hadir dan membuka RAT Tunas Baru Tahun buku 2020/2021.
"Pelaksanakan RAT memang terlambat dikarenakan akibat kondisi wabah Covid 19, namun itu kami tetap melaksanakan dengan mengutamakan Protokol Kesehatan," kata Sujarno.
Disebutkan Sujarno, bahwa KUD Tunas Baru telah melaksanakan RAT secara rutin setiap tahunnya dan saat ini KUD Tunas Baru memiliki anggota sebanyak 301 orang, dimana anggota KUD Tunas Batu mayoritas adalah petani kelapa sawit.
"Yang hadir pada RAT ini merupakan perwakili dari masing-masing kelompok yang tersebar di 12 kelompok," papar Jarno.
Lebih jauh Jarno menyebut, KUD Tunas Baru optimis akan terus aktif dan lebih maju lagi seiring dengan dibentuknya Koperasi Skunder sebagai syarat mendirikan Pabrik Kelapa sawit (PKS) yang direncanakan akan dibangun di wilayah Kecamatan Bagan Sinembah, tepatnya di seputaran kebun PSR tahap pertama yang dicanangkan Presiden Jokowi.
"Luas lahan yang akan dikelola Koperasi Skunder ada sekitar 8000 hektar yang tersebar di 9 KUD di bawah naungan koperasi skunder atau koperasi petani sawit rakyat," papar Jarno kembali.
Sementara itu, Penghulu Gelora Ngatijan yang juga sebagai penasihat koperasi Tunas Baru menyampaikan, bahwa RAT ini wajib dilaksanakan setiap tahunnya sesuai amanah undang-undang, namun berhubung tahun ini wabah covid masih terjadi khususnya di kepenghuluan Gelora, maka RAT sempat tertunda dan baru bisa dilaksanakan saat ini dengan tetap mengutamakan Protokol Kesehatan.
"Kami sangat mengapresiasi kepada pengurus dan anggota koperasi Tunas Baru yang masih aktif dan sehat. Kami juga berharap koperasi ini dapat terus maju untuk kesejahteraan anggota," harap Penghulu.
Plt Kadis Koperasi dan UMKM Rahmatul Zamri SSos menyampaikan, perjalanan koperasi KUD Tunas Baru mengalami kemajuan dan masuk kategori koperasi sehat jika dilihat dari laporan keuangan setiap tahunnya.
"Kita lihat laporan keuangan tahun 2020 ada peningkatan saldo dari tahun 2019 yang mencapai 794.542.967 dibanding tahun 2019 yang berjumlah 751.459.849," kata Zamratul Zamri.
Selain itu, kata Rahmatul Zamri menyampaikan bahwa Koperasi Tunas Baru juga dikatakan tergolong sebagai koperasi sehat jika dilihat dari Aktiva Lancar maupun Aktiva tetap dimana jumlah Aktiva juga ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
"Selain itu KUD Tunas Baru ini juga telah melaksanakan RAT secara berturut-turut setiap tahun," katanya.
Rahmatul Zamri menambahkan bahwa jumlah koperasi yang ada di Rokan Hilir hingga tahun 2021 ini ada sebanyak 408 koperasi, dimana koperasi yang aktif sebanyak 359 koperasi dan yang tidak aktif 49 koperasi, sementara yang dibekukan tidak ada dan yang sudah melaksanakan RAT sebanyak 50 koperasi pada tahun 2021 ini.
"Kita berharap koperasi-koperasi yang belum melaksanakan RAT agar dapat dilaksanakan namun dengan tetap mengutamakan Prokes. Dan Kami juga sangat mendukung penuh dengan dibentuknya Koperasi Skunder yang menaungi 9 koperasi termasuk salah satunya koperasi Tunas Baru ini," pungkas Rahmatul Zamri. (sel)