Rakor Bersama Pemprov Riau, Bupati Siak Minta Perusahaan Bantu Perbaiki Jalan Rusak

Hermansyah
3.028 view
Rakor Bersama Pemprov Riau, Bupati Siak Minta Perusahaan Bantu Perbaiki Jalan Rusak
Rapat Koordinasi Pemprov Riau bersama Pemkab Siak dan perusahaan di Kabupaten Siak membahas kerusakan jalur lalu lintas Minas-Perawang.

PEKANBARU, datariau.com - Rapat Koordinasi Pemprov Riau bersama Pemkab Siak dan perusahaan di Kabupaten Siak membahas kerusakan jalur lalu lintas Minas-Perawang, yang berlangsung di Balai Serindit, Aula Gubernuran, Pekanbaru, Kamis (18/9/2025).

Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan akan bertindak tegas terhadap perusahaan yang menggunakan kendaraan angkutan barang Over Dimensi dan Over Load (ODOL) serta tidak membayar pajak kendaraan di Riau.

Dalam rapat bersama pelaku usaha tersebut, Gubri menyampaikan keprihatinannya karena sekitar 80 persen kendaraan jasa penunjang industri di wilayah Perawang berasal dari luar Riau.

"Padahal aktivitas perusahaan-perusahaan itu sehari-hari menggunakan jalan di Riau dan turut menyebabkan kerusakan infrastruktur," kata Gubri.

Dikatakan Abdul Wahid, kendaraan non-plat BM selain merusak jalan, pajaknya pun tidak dibayarkan di Riau.

Oleh karena itu, Gubernur Riau meminta perusahaan bertanggungjawab atas kerusakan jalan Minas-Perawang dan ikut serta dalam perbaikan ruas jalan tersebut.

"Kami tidak ingin ada perdebatan. Dalam rapat ini, saya minta semua mobil harus berplat BM, dan perusahaan terlibat dalam perbaikan ruas yang rusak. Berapa kilometer bantuannya, jika tidak bisa dijawab hari ini, saya beri waktu satu minggu kedepan," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Siak Dr Afni Z MSi yang hadir dalam rakor itu, turut mengamini langkah tegas Gubernur Riau Abdul Wahid. Ia meminta perusahaan membantu pemerintah memperbaiki jalan yang rusak.

Menurutnya, warga Minas, Kabupaten Siak, sudah lama menanggung penderitaan akibat kerusakan jalan yang ditimbulkan perusahaan.

"Masyarakat Minas sudah lelah dengan penderitaan tersebut. Jalan rusak banyak memakan korban jiwa," kata Bupati Siak itu.

Afni menyoroti, kurangnya partisipasi perusahaan setempat melalui program tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) yang dinilai belum menyentuh masyarakat Minas.

Dikatakan Afni, warga Minas saat ini sangat membutuhkan air bersih.

Selain itu, masyarakat mengeluhkan lahan pasar kecamatan yang masuk dalam area perusahaan sehingga sulit dibangun dan akses pemanfaatan lahan RTH di Telaga Batin Bungsu dan minimnya perusahaan membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat.

"Kami minta Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Minas untuk membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat, termasuk memberikan izin pinjam pakai wilayah Danau Telaga Batin Bungsu yang akan dibangun sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH)," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)