Perwira TNI yang Bunuh Istri dan Hakim Pakai Pisau Saat Sidang, Kini Menanti Eksekusi Mati

Ruslan
3.737 view
Perwira TNI yang Bunuh Istri dan Hakim Pakai Pisau Saat Sidang, Kini Menanti Eksekusi Mati
(Foto: Tangkapan Layar ANTV)
Kolonel (Laut) M Irfan Djumroni yang bunuh istri dan hakim saat sidang pada 2005 lalu, divonis mati.

DATARIAU.COM - Masih ingat Kolonel Irfan Djumroni ? Perwira TNI Bunuh Istri dan hakim saat sidang, kini menanti eksekusi mati setelah mendapat Vonis mati

Pada Rabu (21/9/2005), peristiwa pembunuhan yang terjadi di ruang sidang Pengadilan Agama Sidoarjo menggemparkan Tanah Air.

Sangkur seorang perwira TNI AL lulusan berpangkat Kolonel memakan dua korban jiwa. Kolonel tersebut merupakan perwira lulusan Akmil TNI AL tahun 1983.

Setelah 20 tahun berumah tangga, Kolonel (Laut) M Irfan Djumroni dan Eka Suhartini diterpa prahara.

Keduanya saat itu telah dikaruniai dua orang putra. Sosok Eka Suhartini juga adalah putri mantan petinggi Akmil TNI AL.

Saat itu Kolonel (Laut) M Irfan Djumroni seketika melayangkan pisau sangkurnya, pada tubuh sang istri, Eka Suhartini pun hakim Ahmad Taufiq yang tak luput dari tusukan Kolonel M Irfan Djumroni.

Peristiwa itu terjadi usai putusan sidang perkara harta gono-gini dibacakan dibacakan sang hakim. Kedua korban pun tewas.

Kejadian yang membuat banyak orang yang ada di ruang sidang PA Sidoarjo terkejut bukan kepalang itu terjadi

Dilansir Liputan6.com, hari itu pukul 15.00 WIB, hakim telah membacakan putusan sidang perdata atas gugatan pembagian harta gono-gini yang diajukan Kolonel Laut M Irfan Djumroni.

Tiba-tiba Kolonel Irfan Djumroni keluar ruang sidang dan mengambil pisau sangkurnya.

Ia lalu masuk kembali ke ruang sidang dengan emosi yang luar biasa.

Kolonel Irfan Djumroni langsung menghampiri istrinya, Eka Suhartini yang saat sidang duduk bersebelahan dengan dirinya.

Tanpa basa-basi, Kolonel (Laut) M Irfan Djumroni langsung menghujamkan pisau sangkurnya ke tubuh istrinya.

Eka Suhartini terkapar bersimbah darah.

Melihat kejadian itu, hakim anggota Ahmad Taufiq, berusaha melerai aksi tak terkontrol Kolonel Irfan Djumroni.

Namun, Hakim Ahmad Taufiq malah jadi sasaran amarah Kolonel Irfan Djumroni.

Begitu Hakim Ahmad Taufiq mendekat, Kolonel Irfan Djumroni juga langsung menghujamkan sangkurnya ke tubuh Ahmad Taufiq sebanyak tiga kali.

Kucuran darah segar mengalir deras dari tubuh Hakim MTaufiq.

Karena pendarahan cukup besar, nyawa Hakim Ahmad Taufiq tidak tertolong ketika akan dilarikan ke rumah sakit.

Sementera sang istri, Eka Suhartini tewas seketika.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)