Penyidik Polisi Diduga Setubuhi Istri Tersangka Narkoba yang Tengah Hamil

Kakak Indra Purnama
96 view
Penyidik Polisi Diduga Setubuhi Istri Tersangka Narkoba yang Tengah Hamil
Gambar: Suara.com

DATARIAU.COM - Istri tersangka narkoba berinisial MU (19) diduga disetubuhi penyidik Polsek Kutalimbaru, Bripka RHL. Kabid Propam Polda Sumatera Utara Kombes Donal Simanjuntak menyebut kondisi MU tengah hamil saat itu.

"Pada saat itu sesuai keterangan yang kita dapatkan si korban dalam kondisi hamil," kata Donal, Selasa (26/10/2021).

Donal mengatakan pihaknya telah membentuk tim gabungan dari Propam Polrestabes Medan dan Propam Polda guna mengusut kasus ini.

"Hasil pemeriksaan saksi yang kita dapat ini memang menunjukkan adanya persetubuhan yang dilakukan oleh anggota kita inisial RHL," ujarnya.

Donal menyebut pihaknya akan meminta keterangan dari beberapa saksi untuk mendalami kasus dugaan penyidik Polsek Kutalimbaru setubuhi istri tersangka.

"Masih ada beberapa saksi yang diundang untuk klarifikasi untuk menguatkan bukti dari adanya persetubuhan yang dilakukan oknum anggota kita. Korban kemarin kita periksa di Aceh. Keterangannya sudah kita dapat, dari keterangan itulah nanti akan kita gali," katanya.

Sementara, Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko mengungkap informasi awal, persetubuhan dilakukan Bripka RHL dengan MU di hotel. Ia juga mengakui perbuatan bawahannya itu salah.

"Mereka sebelumnya telah membuat janji. Si wanita dijemput ke rumah. Kemudian mereka pergi bersama-sama ke hotel. Yang pastinya anggota kita salah. Soal pelaku minta uang, sampai saat ini masih didalami kawan-kawan dari Propam," ujar Riko.

Riko memastikan Kapolsek Kutalimbaru, AKP Hendri Surbakti dan Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru, Ipda Syafrizal telah dicopot dari jabatannya karena dianggap bertanggung jawab. Selain itu para penyidik yang dinilai terlibat juga dicopot

"Untuk Kapolsek, Kanit serta anggotanya sampai sekarang masih menjalani pemeriksaan. Kapolsek hari ini akan ditarik ke Polda, untuk Kanit Reskrim dan anggotanya kita tarik ke Polrestabes. Kita evaluasi dalam rangka pemeriksaan," katanya.

Dalam kasus ini, sebanyak enam anggota Polsek Kutalimbaru, Deliserdang dilaporkan ke Bidang Propam Polda Sumut. Mereka diantaranya berinisial Aiptu DR, Aipda SDB, Aipda HKR, Aiptu HG, Aipda SP dan Bripka RHL.

Para penyidik diduga telah melakukan pemerasan, menghilangkan barang bukti tersangka berupa dua unit sepeda motor, dan juga mencabuli istri tersangka.

Kasus ini diawali ketika Polsek Kutalimbaru menggerebek kediaman MU di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa 4 Mei lalu.

Ketika itu, petugas mendapati SM, suami MU bersama rekannya AS memiliki narkoba jenis sabu. Lalu, SM dan AS dibawa penyidik Polsek Kutalimbaru. Kemudian, Bripka RHL menghubungi orang tua kedua tersangka untuk meminta uang sebesar Rp30 juta.

Bripka RHL lalu mengajak MU (19), istri salah satu tersangka untuk bertemu di hotel membicarakan masalah sang suami yang terjerat narkoba itu. Di hotel itulah MU yang tengah hamil diduga dicabuli. (*)

Source: cnnindonesia.com