Pemkab Siak Anggarkan Rp6,4 Milyar Mendukung Pertumbuhan UMKM Baru

Hermansyah
114 view
Pemkab Siak Anggarkan Rp6,4 Milyar Mendukung Pertumbuhan UMKM Baru
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

SIAK, datariau.com - Pemkab Siak mengucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia perwakilan Riau atas pengadaan acara Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penelitian komoditas, produk, jenis, usaha (KPJU) unggulan UMKM Provinsi.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM pada pembukaan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di kantor Bapeda, pada Rabu (22/9/2021).

Husni menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Siak tahun 2021-2026. "Terwujudnya Kabupaten Siak yang amanah, sejahtera, dan lestari dalam lingkungan masyarakat yang agamis dan budaya melayu," ucap Husni.

Pemerintah Kabupaten Siak dalam strategi pencapaian misi RPJMD tahun 2021-2024 menargetkan pertumbuhan 1.000 UMKM baru/tahun.

"Dari data yang diambil di Kabupaten Siak, UMKM yang ada sampai Desember 2020 dengan usaha mikro sebanyak 15.771 usaha, usaha kecil 1.027, dan usaha menengah 13 usaha," tambah Husni.

Dikatakan Wabup Siak, Kabupaten Siak pada tahun 2022 telah menganggarkan sebesar Rp6,4 milyar dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro baru dengan masing-masing 2 kampung di 14 kecamatan yang nantinya akan tercipta 'One Village One Product dari masing-masing kampung.

"Kami berharap dengan adanya FGD dalam rangka penelitian komoditas/produk/jenis/usaha(KPJU) unggulan UMKM Provinsi Riau, nantinya menjadi pedoman Pemkab Siak mencapai target pertumbuhan 1.000 UMKM baru setiap tahun," tandasnya.

Sementara itu Ketua Tim Peneliti KPJU Ade Ria Nirmala mengatakan unggulan Provinsi Riau dalam bidang UMKM memiliki peran strategis perekonomian nasional sehingga pembinaan dan pengembangan UMKM menjadi kewajiban bersama.

"Ragam dan rentang usaha UMKM sangat luas hampir semua sektor ekonomi, untuk itu diperlukan penetapan atau identifikasi komoditi produk atau jenis usaha yang unggul," kata Ade Ria.

Ade Ria menyebutkan penetapan KPJU dilakukan melalui beberapa metode analisis data pendapat dilakukan berdasarkan proses seleksi atau penjaringan yang bersifat bottom-up.(rls)