Panen Raya di Kuok, Bupati Ingin Padi Kuning Khas Kampar Menjadi Varietas Unggul Nasional

datariau.com
1.138 view
Panen Raya di Kuok, Bupati Ingin Padi Kuning Khas Kampar Menjadi Varietas Unggul Nasional

KUOK, datariau.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar saat ini sedang mengembangkan varietas padi kuning unggul khas Kampar yang dimulai dari kelompok tani yang ada di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok.

Padi kuning khas Kampar mulai ditanam sejak tahun 1975 sampai tahun 2021 di Desa Pulau Jambu, kedepan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH berharap padi khas Kampar ini bisa dijadikan salah satu bibit padi unggulan di Kementrian Pertanian Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar saat melakukan Panen Raya Padi Kuning Asli Khas Kampar seluas 98 hektar di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok, Senin (12/7/2021).

Sebagai langkah awal hal tersebut, Pemda Kampar melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar melakukan kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau tentang Pelepasan Varietas Padi Unggul Khas Kampar yang ditandatangani oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Plt Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura kabupaten Kampar Nanik Saryanti dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau Dr Salwati yang disaksikan oleh Ketua KTNA Provinsi Riau Drs Yusri.

"Kita mendukung dalam pengembangan padi ini, sebab padi kuning Kampar ini kita lihat bahwa padi yang tahan terhadap serangan hama, baik hama pianggang, burung, walang sangit, bahkan tikus sekalipun tidak mau menganggunya," kata Bupati.

Selain tahan serangan hama, apabila padi kuning ini bisa dierawat dengan baik, saat ini hanya menghasilkan 4 ton/hektar, kedepan diharapkan bisa 10 ton/hektar.

"Dengan demikian semoga kedepan surplus yang saat ini baru masih 35% nantinya bisa jauh lebih meningkat. Makanya wajar padi kuning ini kedepan mesti menjadi padi unggulan Nasional," harap Bupati.

"Harapan kita walaupun belum bisa swasembada, tetapi minimal bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kampar saja sudah cukup. Untuk itu, kedepan kita akan upayakan bersama Balai Penelitian Teknologi Pertanian Riau, KTNA Riau, KTNA Kampar dan para Gapoktan yang ada di Kampar bisa bekerjasama dengan baik," lanjut Bupati.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)