Niat Poligami, Seorang Pria Tewas Diduga Dianiaya Istri Tua

635 view
Niat Poligami, Seorang Pria Tewas Diduga Dianiaya Istri Tua
Gambar: REQnews

DATARIAU.COM - Salah seorang wanita asal Mesir ditangkap kepolisian setelah dicurigai terlibat dalam aksi pembunuhan suaminya yang berencana akan berpoligami atau kembali menikah.

Mengutip Gulf News, diketahui seorang pria yang tinggal di wilayah Delta Nil Al Dakahila menghilang dua hari sebelum melangsungkan acara pernikahannya yang dijadwalkan pada hari Kamis (23/7/2021) lalu.

Pria berusia 69 tahun itu disebut tak lagi tinggal dengan sang istri karena permasalahan antara keduanya.

"Pernikahan saudaraku sangat menyedihkan. Istrinya biasa menyerangnya," ujar saudara dari pria itu.

"Dia (istri tua) meninggalkannya, mengusirnya untuk pindah, tinggal di apartemen terpisah," sambungnya.

Oleh karenanya, lelaki ini memutuskan untuk menikah kembali setelah merasa tidak bisa melayani dirinya sendiri.

Namun, dua hari jelang akad nikah, pria ini dikabarkan menghilang dari rumahnya. Keluarga lantas melakukan pencarian.

Setelah itu, pria ini ditemukan tengah kritis, dalam kondisi terbaring telanjang di lubang udara rumahnya. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit.

"Setelah sadar, ia memberi tahu kami bahwa istri da saudara lelakinya telah menyeretnya dan menanggalkan pakaiannya sebelum memukuli dan melemparkannya ke lubang udara," jelas saudari korban.

Meski sempat medapatkan perawatan, lelaki ini akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.

Laporan pihak rumah sakit menyebut, laki-laki ini mengalami pendarahan otak, pembekuan darah di kulit kepala akibat pukulan benda tumpul dan imobilitas di tungkai bawahnya.

Terhadap polisi, perempuan berusia 55 tahun beserta saudara laki-lakinya membantah tuduhan keterlibatan dalam insiden penyerangan ini.

Jaksa penuntut setempat pun memerintahan penahan atas tuduhan pembunuhan berencana ini. Kemudian, meminta proses autopsi untuk menentukan penyebab kematian pria itu. (*)

Sourch: Suara.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)