Musrenbang RKPD Kecamatan Bungaraya, Alfedri Minta Program Pemberdayaan Masyarakat Jadi Proritas

Hermansyah
613 view
Musrenbang RKPD Kecamatan Bungaraya, Alfedri Minta Program Pemberdayaan Masyarakat Jadi Proritas
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menghadiri sekaligus membuka secara langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kecamatan Bungaraya.

Musrenbang RKPD ini, dalam rangka pengusulan program dan kegiatan Pemerintah Kecamatan Bungaraya tahun 2024.

Musrenbang RKPD Kecamatan merupakan yang perdana dilaksanakan di tahun 2023, berlangsung di Gedung Serbaguna Kantor Camat Bungaraya, Senin (13/2/2023).

Kegiatan itu, dihadiri oleh Camat Bungaraya Wasito, Sekcam Bungaraya Oni Weldi serta Perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak dan tamu undangan lainnya.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menjelaskan RKPD ini merupakan perencanaan kegiatan dan program tahunan Pemerintah Daerah, yang menggambarkan permasalahan pembangunan secara umum.

"Selain itu, dalam RKPD ini juga berisi rincian program kegiatan satu tahun yang akan datang, dengan biaya baik dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN," ucap Alfedri.

Dikatakan Alfedri, Musrenbang RKPD Kecamatan ini, harus dapat mensingkronkan program kegiatan, sebelumnnya telah dibahas pada Musrenbang setiap kampung, dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Siak yang sudah tertuang di RPJMD.

"Oleh karena itu, untuk mewujudkan program dan kegiatan ini harus dilaksanakan secara gotong royong dan bantuan dari seluruh pihak, agar dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan," ujarnya.

Alfedri berharap, agar dinas terkait para Camat dan Penghulu, agar mengutamakan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, penanggulangan inflasi, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrim serta pencegahan stunting.

"Jika yang terus diutamakan infrastruktur tidak akan pernah selesai. Oleh karena itu, pemberdayaan bagi masyarakat juga sangat penting, kecuali pembangunan infrastruktur yang ditujukan untuk pemberdayaan ekonomi," tutupnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)