Musda Ke-V Demokrat Riau Dianggap Ilegal, Sejumlah Kader Bakar Atribut Partai

Ruslan
1.293 view
Musda Ke-V Demokrat Riau Dianggap Ilegal, Sejumlah Kader Bakar Atribut Partai
Foto: detik
Selain baju, topi, dan bendera, Kamaruzaman membakar kartu keanggotaan partai. Aksi itu turut diikuti kader partai lain yang berada di lokasi.

Musda Terus Berjalan

Meski mendapat penolakan, namun Musda Ke-V Partai Demokrat berjalan lancar di ruang pertemuan salah satu hotel di Jalan Sukarno-Hatta, Pekanbaru. Musda yang diikuti 12 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) memilih Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Riau.

Perwakilan DPP dihadiri Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron. Herman mengaku Musda dilaksanakan sudah sesuai ketentuan.

Menurutnya, penolakan yang terjadi merupakan bagian dari dinamika politik.

"Menurut saya ini adalah realitas politik, dinamika itu ada tapi insya Allah sebagai kader militan, kader murni demokrat turut serta memenangkan Partai Demokrat tahun 2024," katanya.

Herman membantah Musda yang dilaksanakan bentuk pengambilalihan paksa DPD oleh DPP.

"tidak ada pemaksaan, buktinya 12 DPC hadir, ketua panitia hadir," tuturnya.

Herman berpesan kepada Agung Nugroho, Ketua DPD Demokrat terpilih untuk kembali melakukan rekonsiliasi seluruh Ketua DPC agar menjalin komunikasi dengan Asri Auzar.

"Mudah-mudahan pada saatnya nanti akan kembali bersama-sama kader yang lain." (*)

Source: cnnindonesia.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)