Libur Natal, Wisata di Padang Buka

datariau.com
1.369 view
Libur Natal, Wisata di Padang Buka

DATARIAU.COM - Libur natal dan tahun baru 2022 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Padang tetap membuka objek wisata di daerah tersebut. Namun, pengunjung tetap diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Padang Raju Minrofa mengatakan, jika pengunjung tetap diperbolehkan mengunjungi objek wisata di Kota Padang, namun menerapkan prokes Covid-19 yang ketat.

"Kita tetap buka (objek wisata), namun harus mematuhi prokes Covid-19 yang ketat. Ini langkah untuk antisipasi melonjaknya kasus positif Covid-19," kata Raju di Padang, Kamis (9/12).

Dia menerangkan, jika objek wisata yang dibuka di Kota Padang adalah Pantai Padang dan Pantai Air Manis. "Pantai Air Manis dan Pantai Padang yang tetap kita buka, nantinya akan ada petugas untuk memantau kepatuhan pengunjung terhadap prokes," kata Raju.

Dia mengatakan, jika penerapan aplikasi PeduliLindungi tetap dilakukan sebagai salah satu syarat masuk ke objek wisata, lokasi hiburan maupun pusat perbelanjaan.

"Kita sudah beritahu pemilik maupun pengelola objek wisata, lokasi hiburan maupun pusat perbelanjaan, untuk menyiapkan kode batang atau barcode pada setiap lokasi bagi pengunjung yang akan masuk," jelas Raju.

Sementara itu, Kota Padang hingga saat ini masih berada pada status PPKM Level 2. Hal itu lantaran vaksinasi Covid-19 untuk kategori lansia masih terbilang rendah.

Keputusan ini berlangsung hingga 23 Desember 2021 mendatang. "Iya ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 65 tahun 2021," kata Pj Sekda Kota Padang Arfian terpisah.

Dia mengatakan, jika sampai saat ini capaian vaksinasi Covid-19 berada di angka 70 persen. "Sementara untuk vaksinasi kategori lansia masih berada di 20 persen, jadi kita masih PPKM Level 2," kata Arfian.

Untuk mencapai PPKM Level 1 tersebut, minimal capaian vaksinasi lansia berada diatas 50 persen. "Kita saat ini terus menggenjot untuk vaksinasi Covid-19 bagi lansia, mudah-mudahan sudah 50 persen hingga akhir tahun ini," pungkas Arfian.

Source: Merdeka.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)