Kunker ke Pelalawan, Kabupaten Siak Terima Bantuan Alkes dari Menkes RI

Hermansyah
713 view
Kunker ke Pelalawan, Kabupaten Siak Terima Bantuan Alkes dari Menkes RI
Pemkab Siak terima bantuan alat kesehatan dari Menkes RI.

PELALAWAN, datariau.com - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin kunjungan kerja ke Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (25/7/2023).

Kunjungan Menkes Budi Gunadi ke Pelalawan dalam rangka realisasi public private partnership antara Kementrian Kesehatan RI dengan April Groub dalam mendukung program integrasi layanan primer di tiga kabupaten.

Diantaranya, Kabupaten Siak, Pelalawan dan Kuantan Singingi (Kuansing) Riau.

Acara itu, dihadiri Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kemenkes) Maria Endang, Presiden Direktur PT RAPP April Groub Sihol P Aritonang.

Selain itu, diikuti oleh pelaksana tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Bupati Pelalawan Zukri sebagai tuan Rumah.

Alfedri menyampaikan integrasi layanan primer merupakan bagian dari kegiatan transformasi pelayanan kesehatan primer yang merupakan pilar pertama dari Transformasi Sistem Kesehatan yang digagas oleh Kemenkes RI.

Hal itu, sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengatasi masalah kesehatan, seperti kesehatan ibu dan anak serta keluarga.

"Kami atas nama Pemkab Siak terimakasih dengan pak Menteri Kesehatan RI dan PT RAPP April Group yang mendukung program integrasi layanan primer di Riau khususnya Kabupaten Siak," ujar Bupati Siak di Pelalawan, Selasa (25/7/2023).

Bupati Drs H Alfedri MSi mengatakan program ini bertujuan meningkatkan kemampuan puskesmas melakukan deteksi dini dan perawatan terutama di lingkungan kesehatan ibu dan anak.

"Tadi kami menerima secara simbolis alat kesehatan pendukung yang diserahkan pak Menteri Kesehatan. Ada 30 puskesmas di 3 kabupaten yang akan menerima alkes tersebut," ucapnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan tingkat rata-rata penduduk perempuan di Indonesia dalam 1 tahun melahirkan bayi dengan jumlah 4,8 juta sama dengan jumlah penduduk Singapura yang saat ini mencapai 5 juta.

"Tapi tingkat kematian bayi kita nomor 10 terbesar di dunia. Karena, saya baru tahu bahwa banyak wanita Indonesia lahir itu ibu-ibu enggak di USG bayinya," kata dia.

Dikatakan Budi Gunadi, puskesmas dan posyandu sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam bidang kesehatan imunisasi di perbanyak, edukasinya di perbanyak, para kadernya diberi pelatihan dan puskesmas serta di cat biar terlihat bagus.

"Kemudian dilengkapi alat-alat, saya kemarin bagikan alat USG sebanyak 10.000. Tujuannya untuk itu. Kira-kira 80 persen bayi lahir di Indonesia tidak di USG pantesan banyak yang meninggal karena tidak ketahuan dalam kandungan bayi seperti apa," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menkes RI juga mengingatkan masyarakat agar menjaga pola hidup sehat dan beri asupan gizi kepada ibu hamil, balita dan anak-anak.

"Jangan sampai anak kita di vonis stunting atau kurang gizi. Karena, kalau stunting anak ibu berat mau lulus SD aja. Karena, dia tidak mampu untuk menerima dan berfikir berat," jelasnya.

Usai acara Menkes RI Budi Gunadi Sadikin Kemudian Menkes Budi Gunadi menghabiskan waktu Kunker dengan berkunjung ke komplek PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) hingga kembali lagi ke Jakarta.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)