Komisi IX Pertanyakan Pemerintah Jual Vaksin di Kimia Farma

datariau.com
1.341 view
Komisi IX Pertanyakan Pemerintah Jual Vaksin di Kimia Farma

DATARIAU.COM - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, mengomentari rencana penjualan vaksin Gotong Royong individual melalui Kimia Farma. Saleh mengatakan Komisi IX DPR selama ini belum pernah mendengar secara langsung soal rencana penjualan vaksin melalui Kimia Farma.

Menurutnya, Komisi IX hanya mengetahui vaksin gotong royong diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak para pekerja. Vaksin gotong royong dibiayai oleh perusahaan sebagai perwujudan dari tanggung jawab sosial.

"Kami baru mendengar hal ini dari media. Di group anggota komisi IX, hal ini sempat diperbincangkan," ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya, Ahad (11/7).

Karenanya, Saleh meminta pemerintah memberikan penjelasan terkait kebijakan ini.

Selain itu, ia juga menilai perlunya penjelasan soal pelaksanaan vaksinasi dengan mekanisme ini. Hal ini berkaitan dengan siapa yang akan menjadi vaksinator, memonitor masyarakat yang telah divaksin di Kimia Farma.

"Bukankah setiap orang yang divaksin harus terus dievaluasi kondisinya? Harus diakui bahwa KIPI masih selalu ada. Itu perlu diawasi dan dimonitor. Nah, apakah mekanisme pembelian vaksin di Kimia Farma ini juga akan dievaluasi dan diawasi? Bagaimana koordinasinya dengan komnas/komda KIPI?" katanya.

Rencananya vaksin Covid-19 mulai bisa diakses masyarakat secara individu mulai Senin (12/7) besok. Untuk tahap awal, vaksin bisa dibeli di sejumlah gerai Kimia Farma dengan harga pembelian Rp 321.600 per dosis dan tarif maksimal pelayanan Rp 117.910.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)