SMM PANEL INDO

Kemarau Panjang, DLHK Pekanbaru Intensifkan Penyiraman Tanaman hingga 252 Ribu Liter Air per Hari

datariau.com
117 view
Kemarau Panjang, DLHK Pekanbaru Intensifkan Penyiraman Tanaman hingga 252 Ribu Liter Air per Hari
Foto: Denni France
Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan penyiraman taman dan pepohonan di sepanjang jalan protokol.

PEKANBARU, datariau.com - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan penyiraman taman dan pepohonan di sepanjang jalan protokol. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga vegetasi tetap segar dan mencegah tanaman mati di tengah musim kemarau yang cukup panjang.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan intensitas penyiraman kini ditingkatkan hingga empat kali dalam sehari. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tanaman yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), taman kota, serta median jalan tetap tumbuh dengan baik meski menghadapi kondisi cuaca yang kering.

"Kami berupaya menjaga tanaman di taman dan pohon di median jalan tetap segar dan tidak mati di tengah kondisi saat ini," kata Reza, Rabu (26/8/2026).

Baca juga:Surat Edaran Disdik Pekanbaru: Seluruh Pelajar Belajar di Rumah Karena Kabut Asap Semakin Parah


Menurutnya, kondisi cuaca yang relatif kering membuat kebutuhan air bagi tanaman meningkat. Karena itu, DLHK menambah intensitas penyiraman agar tanaman tidak mengalami kekeringan dan layu.

Kerahkan Enam Mobil Tangki


Untuk mendukung kegiatan tersebut, DLHK Pekanbaru mengerahkan enam unit mobil penyiraman. Masing-masing mobil memiliki kapasitas tangki 5.000 liter.

Mobil-mobil tersebut dioperasikan untuk menyiram tanaman di sepanjang jalan protokol Kota Pekanbaru dengan sistem dua shift. Kegiatan penyiraman dimulai pada pukul 17.00 WIB hingga pukul 07.30 WIB.

Dalam satu hari, setiap mobil melakukan penyiraman sebanyak empat kali. Dengan pola tersebut, kebutuhan air untuk enam mobil mencapai sekitar 240.000 liter setiap hari.

"Dengan pola tersebut, total air yang digunakan untuk penyiraman tanaman di sepanjang jalan protokol mencapai 240.000 liter setiap hari," jelas Reza.

Baca juga:Udara Pekanbaru Capai Level Berbahaya, Imas Memilih Mengungsi ke Sumbar


Selain enam mobil tersebut, DLHK juga mengoperasikan satu unit mobil khusus dengan kapasitas 3.000 liter. Mobil ini difokuskan untuk menyiram pohon-pohon yang baru ditanam maupun pohon hasil penyisipan.

Penyiraman terhadap pohon-pohon tersebut juga dilakukan sebanyak empat kali dalam sehari. Dengan tambahan mobil khusus itu, total air yang digunakan DLHK untuk kegiatan penyiraman tanaman mencapai 252.000 liter per hari.

"Sehingga untuk penyiraman itu total keseluruhan 252.000 liter per hari kami melakukan penyiraman. Supaya tanaman tidak mati dan tetap segar," ucapnya.

Jaga RTH dan Estetika Kota


Reza menjelaskan, intensifikasi penyiraman tidak hanya bertujuan mempertahankan kelangsungan hidup tanaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pekanbaru menjaga keberadaan ruang terbuka hijau dan estetika kawasan perkotaan.

Taman dan pepohonan di sepanjang jalan protokol menjadi bagian penting dari wajah Kota Pekanbaru. Selain memperindah lingkungan, keberadaan vegetasi juga memberikan ruang hijau yang dibutuhkan masyarakat di tengah kawasan perkotaan.

Program penyiraman tersebut juga sejalan dengan visi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dalam menjaga lingkungan serta memperindah kawasan perkotaan.

Baca juga:Kualitas Udara Pekanbaru Berbahaya, dr Meiza Dorong Posko Terpadu dan Sekolah Daring

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)