Kasus Kebakaran di Kota Pekanbaru Mengkhawatirkan, 70 Kejadian Hanya dalam Empat Bulan Pertama 2026

datariau.com
105 view
Kasus Kebakaran di Kota Pekanbaru Mengkhawatirkan, 70 Kejadian Hanya dalam Empat Bulan Pertama 2026
Ilustrasi. (Foto: Kompas.com)

PEKANBARU, datariau.com - Kota Pekanbaru masih menghadapi tingginya angka kebakaran sepanjang awal tahun 2026. Berdasarkan data resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, tercatat sebanyak 70 kejadian kebakaran terjadi sejak Januari hingga akhir April 2026. Angka tersebut menunjukkan rata-rata hampir 18 kejadian kebakaran setiap bulan, atau sekitar empat kasus dalam sepekan.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan sebagian besar kebakaran yang terjadi selama empat bulan pertama tahun ini didominasi oleh korsleting atau arus pendek listrik. Faktor lain yang juga kerap menjadi pemicu ialah ledakan kompor gas, kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga, dan kondisi cuaca panas yang mempercepat penyebaran api.

Baca juga: Rumah Pensiunan BUMN di Bagan Sinembah Ludes Dilalap Api Dini Hari, Kerugian Capai Rp500 Juta


Data yang dihimpun menunjukkan kebakaran tidak hanya terjadi di kawasan permukiman, tetapi juga menyasar rumah toko (ruko), gudang, bangunan usaha, hingga kendaraan di sejumlah kecamatan di Pekanbaru. Beberapa kejadian bahkan menghanguskan bangunan secara total akibat cepatnya api merambat di lingkungan padat penduduk.

Menurut DPKP, mayoritas kejadian masuk kategori kebakaran kecil hingga sedang, namun tetap berpotensi menimbulkan kerugian besar apabila penanganan terlambat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas pemadam disebut berupaya meningkatkan kecepatan respons. Dalam sejumlah kejadian, armada pemadam dapat tiba di lokasi sekitar 6 hingga 7 menit setelah laporan diterima, guna mencegah api meluas ke bangunan lain.

Tingginya angka kebakaran ini juga menjadi perhatian publik dan pemerintah daerah. DPRD Pekanbaru menilai angka 70 kejadian hanya dalam empat bulan sebagai kondisi yang perlu diwaspadai serius, terutama di kawasan permukiman padat yang rentan terhadap penyebaran api. Warga diminta lebih disiplin memeriksa instalasi listrik, tidak menggunakan sambungan kabel berlebihan, serta memastikan kompor gas dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Baca juga:100 Masjid di Pekanbaru Terima Bantuan Alat Pemadam Api dari Konsulat Malaysia

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)