Istana Negara Pindah ke Nusantara Tahun 2024

Ruslan
1.829 view
Istana Negara Pindah ke Nusantara Tahun 2024
Desain ibu kota negara baru (Foto: dok. screenshot)

DATARIAU.COM - Istana Negara akan pindah ke ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur tahun 2024 mendatang. Istana Negara akan menjadi salah satu kantor pemerintahan yang pindah ke ibu kota baru yang dinamakan Nusantara itu pada fase awal.

Selain Istana Negara, ada empat kementerian yang ikut pindah ke ibu kota negara baru yang berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Empat kementerian itu yakni:

1. Kementerian Dalam Negeri

2. Kementerian Luar Negeri

3. Kementerian Pertahanan

4. Kementerian Sekretariat Negara

Perpindahan Istana Negara ke ibu kota negara baru di tahun 2024 itu dikonfirmasi oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. Heru mengaku menerima info perpindahan Istana Negara dan 4 kementerian di tahun 2024 mendatang.

"Iya dari info yang saya terima seperti itu," kata Heru kepada detikcom, Kamis (20/1/2022).

Pembangunan Tak Sebentar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pembangunan ibu kota negara membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Setidak-tidaknya, menurut Jokowi, butuh waktu 15-20 tahun untuk selesai sepenuhnya.

Soal kemungkinan pembangunan IKN dihentikan pemimpin selanjutnya, Jokowi tak khawatir. Dia mengatakan pembangunan IKN sudah menjadi amanat undang-undang, sehingga tak seharusnya dihentikan.

"Dan itu sudah disepakati oleh delapan fraksi di DPR. Artinya, suara mayoritas kekuatan politik di DPR menghendaki perpindahan ibu kota negara," ujar Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Dipimpin Kepala Otorita

Ibu kota negara baru nantinya akan dipimpin oleh kepala otorita. Kepala otorita itu nantinya akan dipilih oleh Presiden. Jokowi pun mengungkap kriteria calon pemimpin ibu kota yang bernama Nusantara itu.

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," kata Jokowi.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)