Imbas Whatsapp Down, Telegram dan Signal Kebanjiran Pengguna Baru

Yessi Novriani
1.238 view
Imbas Whatsapp Down, Telegram dan Signal Kebanjiran Pengguna Baru
Ilustrasi (Foto: Kompas.com)

DATARIAU.COM - Telegram dan Signal mengaku kebanjiran pengguna imbas sejumlah layanan Facebook tak bisa diakses sejak Senin (4/10/2021) malam.

Telegram lewat akun Twitter menyatakan aplikasinya kedatangan ribuan pendaftar baru ketika Whatsapp down. Kedatangan banyak pengguna baru secara bersamaan yang membuat aplikasi mereka melambat secara signifikan.

Telegram pada akun Twitternya menyebut hal ini terjadi akibat migrasi besar-besaran dari aplikasi hijau ke Telegram.

Meski senang dengan kebanjiran pengguna baru dalam jumlah besar, Telegram menyatakan permintaan maaf kepada sejumlah pengguna yang mengalami kelambatan dalam aplikasinya, dan menyatakan timnya akan berusaha memperbaiki hal tersebut.

Selain itu, Telegram mengatakan kepadaThe Independent bahwa hanya segelintir pengguna yang terdampak. Pengguna tersebut akan mengalami kelambatan dan sejumlah isu pada notifikasi.

Selain Telegram, aplikasi pesan instan yang kebanjiran migran dari Whatsapp adalah Signal.


Dalam akun Twitternya Signal menyambut kedatangan para pengguna barunya dan mendoakan aplikasi yang sedang down agar segera pulih.

"Pendaftar baru meningkat di Signal (Selamat datang semua!). Kami tau rasanya bekerja melewati pemadaman, dan kami berharap yang terbaik untuk teknisi yang bekerja mengembalikan layanan pada platform lain #senin," tulis Signal pada akun Twitter resminya pada Senin (4/10/2021).


Dilansir dari The Verge, Signal tidak memberikan angka jelas mengenai jumlah pendaftar yang mendatangi platformnya. Namun mereka menyatakan, jumlah tersebut sama dengan jumlah pendaftar yang datang pada Januari tahun ini.

Aplikasi pesan instan Whatsapp dilaporkan down (tak bisa diakses) sejak Senin (4/10/2021) malam. Kejadian ini membuat sejumlah pengguna membanjiri aplikasi pesan instan lain seperti Telegram dan Signal.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)