Harga Minyak Goreng Naik 70 Persen, Warga: Kita Minta Dinas Terkait Ambil Sikap

Hermansyah
809 view
Harga Minyak Goreng Naik 70 Persen, Warga: Kita Minta Dinas Terkait Ambil Sikap
Toko grosir Dewi Jaya Km 5 Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Kelangkaan minyak goreng saat ini, memaksa masyarakat terkhusus ibu rumah tangga (IRT) harus rela mengantri di salah satu toko sembako (grosir) di Kecamatan Tualang, Rabu (16/3/2022) malam.

Tak tanggung tanggung harga minyak goreng tersebut, naik hingga tembus 70 persen dari harga sebelumnya.

"Harga 47 ribu/2 liternya. Dimana sebelumnya harga minyak goreng merk Bimoli rata rata seharga 28 ribu-32 ribu, dan minyak goreng merk Fortune seharga 27 ribu," sebut Dewi, bukan nama sebenarnya.

Pantauan datariau.com di lokasi, tepatnya depan 'Toko Dewi Jaya', Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Rabu (16/3/2022) sekira pukul 21.00 Wib. Terlihat beberapa ibu rumah tangga mengantri untuk membeli di toko tersebut.

Ditemui usai membeli minyak goreng di toko tersebut, salah seorang IRT bernama Nur (nama samaran) bersama seorang putrinya berharap agar harga minyak goreng dapat segera turun dan normal.

"Biasa harga minyak goreng merk Fortune ini seharga 14 ribu/liter, dan sekarang seharga 24 ribu/liter. Sementara harga 2 liternya dibandrol 47 ribu," jelas Nur.

"Harapan kita maunya minyak goreng inj kembali normal, kita pinta dinas terkait agar segera mengambil sikap terkait hal ini," tandasnya.

Disperindag Kabupaten Siak melalui Kabid Disperindag Kabupaten Siak, Hendra dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (16/3/2022) sekira pukul 20.53 Wib. Belum memberikan jawaban terkait naiknya harga minyak goreng yang dirasakan masyarakat saat ini.

Media ini masih berusaha untuk mendapatkan keterangan dan informasi perihal kelangkaan dan naiknya harga bahan pokok (sembako) jenis minyak goreng tersebut.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)