Gelar Rapat Penyelenggaraan Pemda Tahun 2021, Begini Harapan Bupati Siak

Hermansyah
147 view
Gelar Rapat Penyelenggaraan Pemda Tahun 2021, Begini Harapan Bupati Siak
Pemkab Siak gelar rapat Forum Komunikasi Pemerintahan Daerah dan Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dan Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM pimpin Rapat Forum Komunikasi Pemerintahan Daerah dan Sinkronisasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak yang berlangsung di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Perumahan Abdi Praja, Senin (9/8/2021).

Rapat tersebut turut hadir oleh Sekda Siak Drs H Arfan Usman MPd, Ketua DPRD Siak H Azmi SE, Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadianto SIK MH, Kajari Siak Dharma Bella, Wadanramil 03 Siak Kapten Inf Junaidi, Sekretaris Pengadilan Negeri Siak Irwan, Kepala Dinas Kesehatan dr Tony Chandra serta pimpinan OPD terkait.

Ada beberapa hal yang dibahas dalam rapat ini, baik wawasan kebangsaan terkait pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2021 yang masih dalam kondisi pandemi covid-19, sehingga dilaksanakan dengan suasana terbatas.

Kemudian pembahasan tentang penanganan covid-19 dan vaksin di Kabupaten Siak, selanjutnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung serentak di tengah pandemi covid-19 serta keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dalam arahannya menyampaikan, terkait dengan pelaksanan peringatan HUT Kemerdekaan ke-76 RI, mengacu kepada surat Mensesneg Nomor: B-564/M/S/TU.00/07/2021 tanggal 28 Juli 2018, dan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 003.1/4212/SJ tanggal 05 Agustus 2021.

Maka itu pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 ditingkat daerah menyesuaikan kondisi pandemi covid-19 dan mengutamakan penerapan protokol kesehatan.

"Peringatan HUT RI tahun 2021 ini lebih kurang seperti peringatan HUT RI tahun 2020, karena masih sama-sama dalam kondisi pandemi covid-19, untuk peringatan HUT RI di Kabupaten Siak Tahun 2021 ini antara lain, upacara renungan suci tanggal 16 Agustus 2021 pukul 24.00 Wib, Upacara penaikan bendera merah putih tanggal 17 Agustus 2021 pukul 07.00 Wib, dan penurunan bendera pukul 17.00 Wib, yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Siak," kata Alfedri.

"Kemudian mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi pukul 09.30 Wib, dan upacara penurunan bendera sang merah putih pada pukul 17.00 Wib secara virtual dari Jakarta," jelasnya.

Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-76 Tahun 2021 ini pelaksanaannya secara sederhana, dikatakan Alfedri, namun khidmatnya tidak mengurangi spirit dan makna dari peringatan HUT RI itu sendiri, meningkatkan nasionalisme dan semangat kebangsaan serta mempererat persatuan dan kesatuan.

"Oleh sebab itu, tentu untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2021, diminta kepada seluruh masyarakat melalui Camat agar mengibarkan bendera merah putih dihalaman rumah masing-masing, begitu juga di perkantoran dan gedung sekolah selama 1 bulan yang di mulai dari tanggal 1-31 Agustus 2021," ucapnya.

Alfedri menjelaskan, terkait penanganan covid-19 dan vaksin di Kabupaten Siak, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level-3 mengacu kepada Inmendagri Nomor 26 Tahun 2021 dan Inmendagri Nomor 29 Tahun 2021, serta Surat Edaran Bupati Siak Nomor: 100/Setda-Adminpem/378 tanggal 2 Agustus 2021 untuk pengendalian penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak dengan melaksanakan beberapa hal.

"Antara lain pengaturan kegiatan belajar mengajar, pelaksanaan kegiatan ditempat bekerja/perkantoran, dan lain-lain yang diatur dalam Inmendagri Nomor 26 Tahun 2021. Dengan tetap melakukan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, antara lain memakai masker bila keluar rumah dan tempat kerja, memastikan bahwa dalam kondisi sehat

(suhu badan normal, tidak batuk, pilek, gangguan kulit, mata, muntah, diare, tidak selara makan atau keluhan lain), melakukan cuci tangan dengan menggunakan sabun di wastafel dan konsumsi vitamin," jelasnya.

Selanjutnya terkait pelaksanaan Pilpung serentak di tengah pandemi covid-19, mengacu pada surat Mendagri Nomor: 141/3526/BPD tanggal 4 Agustus 2021, bahwa Pemda kabupaten/kota dalam kategori pandemi level-4 di luar wilayah Jawa dan Bali untuk melakukan penundaan pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa baik serentak maupun Pemilihan Antar Waktu (PAW).

"Mengacu surat Mendagri tanggal 4 Agustus 2021, bahwa pada level-4 yang sifatnya mengakibatkan kerumunan, itu ditunda. Kita menunggu Inmendagri terbaru, pengumuman boleh disampaikan tetapi untuk penetapannya kalau ditunda pelaksanaan juga ditunda penetapannya," ujar Alfedri.

"Dan karena penetapan calon berkaitan dengan cutinya kepala desa, coba diatur bagaimana sehingga tidak mengakibatkan Pilpung nantinya," pungkasnya.(*)

Penulis
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com