Diskominfo Siak Pasang Kamera Pemantau pada Sejumlah Titik Tertentu

Hermansyah
258 view
Diskominfo Siak Pasang Kamera Pemantau pada Sejumlah Titik Tertentu
Kamera CCTV di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah Siak.

SIAK, datariau.com - Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Siak terus menambah kamera pemantau pada sejumlah titik tertentu dan ruas jalan yang ada di Kabupaten Siak.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam pengawasan taman kota, persimpangan jalan termasuk lalu lintas di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL).

Berikut ruas dan titik tertentu yang terpasang kamera CCTV Lapangan Siak Bermadah, Atas jembatan TASL, Bawah Jembatan TASL atau Taman Tengku Agung, Simpang Bundaran Dishub dan Diskominfo, Simpang Kwalian, Simpang Mess Pemda, Simpang empat jalan Tengku Muzaffar Syah, Taman Sri Bijuangsa, Samping Istana Peraduan, Pasar Belantik, Taman Rusa dan Simpang empat Jaya Pura Bungaraya

"Pemasangan 12 kamera CCTV pada tahun 2021 ini, kita bekerjasama dengan vendor PT. Lintasarta, semua unit kamera dibawah kendali petugas operator yang berada di ruang live room kantor Bupati," kata Kepala Bidang TIK dan Persediaan Dinas Komunikasi dan Informasi Siak Hendra, Senin (13/9/2021).

Dikatakan Hendra, kamera pemantau ini di awasi selama 24 jam oleh petugas operator. Kamera pengawas terbilang cangih mampu mengzoom dengan jarak 2 kilo meter, kemudian dilengkapi alat Joistic dan Mic melalui pengeras suara untuk menghimbau jika warga yang parkir dan buang sampah sembarangan.

"Di kamera pengawas kita pasang Joistic dan mic gunanya jika terlihat di layar monitor kami bila ada warga parkir tidak pada tempatnya, seperti di depan Istana, taman dan di atas Jembatan TASL. Maka Kita imbau melalui ruang kontrol saja, dan akan terdengar bagi warga yang bandel," ujar dia.

"Jika terlihat pengunjung tidak prokes kita minta agar menerapkan 5M dan membuang sampah pada tempatnya," ucapnya.

Hendra menjelaskan, kamera CCTV memiliki kualitas gambar yang baik, sehingga operator CCTV dengan mudah mengambil gambar yang objeknya sejauh 2 ribu mater mengunakan zoom.

Kemudian petugas CCTV dan Call Center berkolaborasi mengawasi dan melaporkan kejadian yang dilaporkan oleh masyarakat.

"Kita pasang kamera CCTV di atas jembatan, memudahkan kita memantau arus lalu lintas dan kendaraan over tonase melalui jembatan. Jika kita melihat sesuatu di atas jembatan langsung kita sampaikan ke Dinas Perhubungan agar ditindak bagi truk yang melebih tonase," ungkap Hendra.

"Contoh kemarin ada kejadian tauran dan kecelakaan lalu intas di atas jembatan Siak. Petugas CCTV langsung berkoordinasi dengan petugas Siak siaga Call Center 112 agar melaporkan kejadian kepihak berwajib dan dinas terkait," ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan mengusulkan pemasangan kamera pengawas agar di pasang objek yang dibangun pemda berada di luar kota Siak, bertujuan mempermudah dalam pengawasan.

"Saat ini teknologi berkembang cukup pesat, kita mengawasi aktivitas arus lalu lintas seperti di jembatan Teluk Masjid dan lain-lain, cukup mengunakan kamera pengawas yang mampu memantau selama 24 jam," tutupnya.

Dari 12 titik kamera CCTV yang telah terpasang dua di antaranya bantuan dari Vendor PT. Lintasarta sebagai mintra dinas, mereka juga sebelumnya membantu membangun ruang Siak Live Room.(rls)