INHIL, datariau.com - Dinas Kebudayaan Provinsi Riau mendukung penuh kegiatan Budaya Bagarakan Pengantin Sahur di Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka dan Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir.
Acara Pengantin Sahur digelar pada Sabtu dan Ahad (30 dan 31/3/2024) dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal Zen bersama tim Disbud Riau.

"Ini bentuk kegiatan Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, Objek Pemajuan Tradisi Budaya (Pendokumentasian Objek Pemajuan Kebudayaan)," jelas Raja Yoserizal Zen.
Sementara itu, Syafrizal, Ketua Pemuda Desa Sungai Luar menjelaskan, tradisi Pengantin Sahur diperkirakan sudah ada sejak tahun 1960-an. Seiring berganti zaman, bergantinya pemuda-pemuda, ada perubahan dari pelaksanaanya. Perubahan itu diantaranya dari alat musik digunakan sebagai pengiring Pengantin Sahur.
"Kalau dahulu kita belum ada musik seperti ini kita masih pakai pikul alat, belum ada listrik, pakai aki, penerangan pakai lampu strongkeng dibawa keliling sebelum ada jembatan," ujar Syafrizal.
Sekarang, lanjutnya, jalan sudah mulus, sudah ada genset, termasuk musik pengiring yang sebelumnya pakai kaset biasa memakai toa, sekarang sudah memakai musik yang lebih modern, menggunakan sound system.
"Kalau sudah ketemu empat sampai lima gerobak musik, tak ada lagi yang mau didengar, gitu. Pada intinya masyarakat yang mau dilihat pengantinnya itu," ulasnya lagi.

Dia mengakui, pelaksanaan Pengantin Sahur ini selalu dilaksanakan dari tahun ke tahun, namun sempat tertunda juga karena Covid-19, dan sekarang sudah dilanjutkan lagi.
"Ini inisiatif dari RT masing-masing. Dengan dana iuran, sewa baju pengantin, sewa alat. Untuk sekian tahun ini kita ada juga mengadakan lomba biar semua RT itu mau berpartisipasi, dari sisi dekornya," jelasnya lagi yang juga menyebutkan adanya dukungan dari pihak pemerintah dan DPRD Inhil.
Dengan hadirnya pihak Dinas Kebudayaan Provinsi Riau ke desa mereka, Syafrizal cukup kaget begitu besar perhatian Pemerintah Provinsi Riau terhadap Budaya Bagarakan Pengantin Sahur ini. "Saya kaget juga diberi tahu sama kepala desa ada dari provinsi yang turun," katanya.
Untuk pelaksanaan Pengantin Sahur, telah dilakukan persiapan sejak pukul 00.00 Wib, kecuali jika hari hujan, memang agak terundur.

Pro kontra dari pelaksanaan Pengantin Sahur ini diakuinya memang ada, terutama di tempat lain diantaranya Kecamatan Tempuling. Hasil perbincangannya dengan pihak Kecamatan Tempuling, memang ulama di sana menolak. Penolakan ini dikarenakan pengantin yang diarak.
Dalam pada itu, pihak desa setempat menambahkan, pelaksanaan Pengantin Sahur sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan dilaksanakan hanya malam Sabtu, dimana besoknya hari pasar dengan pendanaan secara swadaya dari pemuda.
Selain di Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka, Pengantin Sahur juga dilaksanakan di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu.
Dikutip dari mediacenter.inhilkab.go.id, kemeriahan Festival Pengantin Sahur yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Tembilahan Hulu mendapatkan apresiasi dari Penjabat (Pj) Bupati Inhil H Herman SE MT.
Hal tersebut diungkapkan Pj Bupati saat melihat secara langsung kemeriahan pagelaran Festival Pengantin Sahur di Desa Pulau Palas Ahad dini hari (31/3/2024).
Tradisi Pengantin Sahur merupakan tradisi membangunkan warga untuk bersahur dengan mengarak beberapa pasang pengantin. Tradisi tersebut merupakan suatu kearifan lokal yang sudah berlangsung semenjak tahun 1970.
Pasangan pengantin yang tampil mewakili RT/RW dan Dusun yang ada di Desa Pulau Palas, pelaksanaan festival, yakni tengah malam ataupun dini hari.
Pada festival tersebut terdapat 15 pasang pengantin yang turut berlomba, adapun kriteria yang dinilai adalah kecantikan dan keserasian pasangan pengantin serta singasana tempat pengantin akan diarak sekeliling Desa Pulau Palas.
Melalui kesempatan ini Pj Bupati Inhil H Herman mengatakan bahwa kegiatan ini adalah suatu hal yang sangat positif. Dia berharap tradisi ini dapat dilestarikan hingga menjadi ivent Wisata Nasional.

"Atas nama pemerintah daerah saya memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Pulau Palas dan panitia penyelenggara, dan berharap kegiatan ini terus berkembang serta menjadi khazanah budaya yang melekat pada Desa Pulau Palas ini khususnya," ungkap Pj Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Inhil, Kapolsek Tembilahan Hulu, Kadis Pariwisata Inhil, para kepala OPD, Plt Camat Tembilahan Hulu, kepala Desa Pulau Palas, serta di saksikan ribuan masyarakat. (yus)