Diimingi Ilmu Pengobatan, Santri di Meranti Dicabuli Oknum Kyai

datariau.com
1.226 view
Diimingi Ilmu Pengobatan, Santri di Meranti Dicabuli Oknum Kyai

MERANTI, datariau.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Meranti Unit lV PPA, mengamankan satu tersangka atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur, Senin (20/3/2023).

Tersangka yang ditetapkan adalah seorang yang dikenal sebagai Kyai berinisial MM (57), diketahui sebagai pendiri dan pimpinan di salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapolres Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean TGH membenarkan terkait penahanan seorang pimpinan pesantren, yang diduga melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur tersebut.

“Benar, setelah melakukan serangkaian penyidikan dan gelar penetapan tersangka, semalam hari Senin kita melakukan pemanggilan terhadap MM sebagai tersangka untuk dilakukannya pemeriksaan,” ujar Kapolres Meranti AKBP Andi Yul, Selasa (21/3/2023).

Perwira dengan pangkat 2 melati di pundaknya itu menyebutkan, pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, MM mengakui benar telah melakukan pencabulan kepada korban yang diketahui masih berusia 17 tahun itu.

“Tersangka mengakui melakukan pencabulan kepada korban sebanyak 9 kali, bermula sejak hari Jumat tanggal 3 Februari 2023 sampai terakhir kali pada hari Rabu tanggal 22 Februari 2023,” ungkap AKBP Andi Yul.

Sedangkan motif tersangka melakukan dugaan pencabulan tersebut, dibeberkan Kapolres Meranti dengan mengiming-imingi keringanan biaya pada korban.

“Korban santri diimingi oleh tersangka M dengan keringanan biaya sekolah, selain itu juga katanya akan diberikan ilmu pengobatan,” sebut Kapolres AKBP Andi Yul.

Dijelaskannya, kejadian itu diketahui bermula pada hari Senin tanggal 13 Maret 2023, saat itu pelapor berinsial AA (45) (ayah korban) datang ke Polres Meranti untuk melaporkan dugaan tindak pidana perbuatan cabul, terhadap anak dibawah umur yang tidak lain adalah anak pelapor itu sendiri, yang diduga dilakukan Kyiai MM di salah satu pesantren.

Penulis
: Denni France
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)