Diduga Dua Warga Langsa Meninggal Terpapar Covid-19

Rani
614 view
Diduga Dua Warga Langsa Meninggal Terpapar Covid-19
Foto: Ist
Ucapan duka cita

LANGSA, datariau.com -Dua warga Langsa meninggal dunia diduga positif terpapar Covid-19, dimana salah satunya Dokter DW, Direktur RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Aceh Timur, kedua warga Langsa ini meninggal Kamis (10/9/2020) malam.

Diperoleh informasi dua warga Langsa yang meninggal dunia terduga Covid-19 itu, salah seorang diantaranya berinisial Dokter DW, Direktur RSUD Aceh Timur.

Dokter DW meninggal setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan, sementara salah seorang lagi berinisial TS, penduduk Langsa Kota, meninggal di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara.

Yanis Prianto, juru bicara Satuan Tugas Penanggulangan Percepatan Covid-19 Kota Langsa, saat dihubungi sejumlah awak media, Jum?at (11/9/2020), membenarkan dua warga Kota Langsa meninggal dunia, Kamis (10/9/2020) malam diduga terpapar Covid-19.

Dikatakannya, dua warga Langsa diantaranya yang berinisial TS, meninggal saat hendak dirujuk ke RSUCM Kabupaten Aceh Utara untuk memperoleh pengobatan medis lanjutan secara intensif.

Namun pihak keluarga almarhum TS menolak pihak RSUCM Aceh Utara untuk melaksanakan proses jenazah sesuai protokoler kesehatan penanganan Covid-19.

Berkenaan dengan hal itu pihak RSUCM Aceh Utara berkesimpulan tidak bersedia mengantar jenazah ke Langsa, karenanya pihak keluarga menjemput sendiri jenazah dengan menggunakan ambulance RSUD Langsa.

Selanjutnya, seorang dokter berinisial Dr DW penduduk Langsa Baro yang bertugas di salah satu rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur meninggal dunia, Kamis (10/9/2020) malam di RS Adam Malik.

Diterima informasi, dimana Dr DW sebelumnya sudah seminggu dirawat di RS Royal Prima Medan diduga terpapar Covid-19, karena kondisi Dr DW semakin mengkhawatirkan lalu dirujuk ke RS Adam Malik dan meninggal, Kamis (10/9/2020) malam.

Sejauh ini belum diperoleh secara jelas proses pemakaman kedua jenazah yang diduga terpapar Covid-19, jika ada perkembangan baru pihaknya akan menginformasikan tutup Yanis. (esyar).

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)