DATARIAU.COM - DeepSeek-R1-0528, model AI terbaru
buatan DeepSeek, ditengarai dilatih menggunakan model turunan Gemini milik
Google berdasarkan analisis yang dilakukan analis AI Sam Paech pada Mei 2025.
Sam Paech mengutak-atik layanan kecerdasan buatan tersebut
dengan alat bioinformatika dan menyimpulkan garis keturunan yang dibedah dari
DeepSeek menunjukkan kesamaan respons dengan Gemini. "Jika Anda bertanya
mengapa Deepseek R1 baru terdengar sedikit berbeda, saya pikir mereka mungkin
beralih dari pelatihan OpenAI sintetis ke keluaran Gemini sintetis," tulis
Paech di akun X pada 30 Mei 2025.
DeepSeek merilis pembaruan model DeepSeek-R1-0528 melalui
platform Hugging Face pada Mei 2025 dengan klaim penalaran AI yang semakin
dalam. Model ini memanfaatkan
peningkatan sumber daya komputasi dan memperkenalkan mekanisme pengoptimalan
algoritmik selama pasca-pelatihan.
"Kinerja
keseluruhannya sekarang mendekati kinerja model terkemuka, seperti o3 milik
OpenAI dan Gemini 2.5 Pro," kata DeepSeek dalam pernyataan di Hugging
Face. Model teranyar ini menunjukkan kinerja luar biasa pada berbagai evaluasi
matematika, pemrograman, dan logika umum.
Paech menampilkan
tangkapan layar EQ-Bench yang memperlihatkan rentetan pecahan model
pengembangan Google seperti Gemini 2.5 Pro, Gemini 2.5 Flash, dan Gemma 3.
Meski bukti hasil pelatihan oleh Gemini belum kuat, sejumlah pengembang lain
mengaku menemukan jejak serupa.
Tuduhan serupa
pernah menyasar DeepSeek pada Desember 2024 ketika beberapa pengembang aplikasi
mengamati model V3 DeepSeek sering mengidentifikasi dirinya sebagai ChatGPT
milik OpenAI.***
Sumber: tempo.co