Berhasil Menjalankan SCF secara Syariah, RSIA Annisa Pekanbaru Berbagi Kisah pada Workshop OJK di Makassar

datariau.com
1.184 view
Berhasil Menjalankan SCF secara Syariah, RSIA Annisa Pekanbaru Berbagi Kisah pada Workshop OJK di Makassar
Foto: ist.
Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Annisa Pekanbaru menjadi salah satu narasumber dalam Workshop Pengembangan Ekonomi Daerah, Senin (17/2/2025).

PEKANBARU, datariau.com - Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Annisa Pekanbaru menjadi salah satu narasumber dalam Workshop Pengembangan Ekonomi Daerah, Senin (17/2/2025). Agenda ini berlangsung di Kantor Regional 6 OJK di Makassar.

Acara ini diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan meningkatan akses keuangan melalui intermediasi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang dihadiri oleh perwakilan kantor OJK se-Indonesia.

Narasumber dalam acara ini terdiri dari internal OJK, serta eksternal yang terdiri dari Pemerintahan, Akademisi, Asosiasi, Praktisi LJK, dan Praktisi Industri.

dr Tryanda Ferdyansyah, Manager Business Development PT Kartini Bangun Bangsa/RSIA Annisa Pekanbaru dalam kesempatan itu membagikan kisah sukses RSIA Annisa dalam memanfaatkansecurities crowdfunding.

dr Tryanda menceritakan, bahwa RSIA Annisa, yang didirikan oleh Ibu Bidan Kartini, memulai praktik bidan mandiri di garasi rumahnya pada tahun 1997 dengan hanya satu kamar perawatan.

Berkat izin Allah, serta keseriusan dan ketekunan Ibu Kartini, praktik bidan ini terus berkembang, bertransformasi menjadi rumah sakit pada tahun 2011, terus berkembang hingga menjadi 27 kamar pada tahun 2019.

Dengan komitmen untuk memberikan pelayanan yang super ramah dan super nyaman, dengan motonya melayani sedekat sahabat, RSIA Annisa menjadi rumah sakit yang sangat diminati terbukti dengan peningkatan kunjungan setiap tahun.

Kebutuhan pasien yang tinggi serta jumlah tempat tidur yang saat itu masih terbatas, manajemen memutuskan untuk membangun gedung rawat inap baru, dengan jumlah tempat tidur yang lebih banyak, lebih luas, lebih modern, dan lebih nyaman.

Untuk pendanaan pembangunan gedung rawat inap baru ini, manajemen memutuskan menggunakan securities crowdfunding (sfc), dengan dasar kesusaian dengan syariah serta keinginan untuk menjadi korporasi.

Securities Crowd Funding(SCF) adalah metode penggalangan dana yang melibatkan masyarakat luas dengan cara membeli sekuritas (dalam hal ini saham RSIA Annisa) melaluiplatform online.

Dalam konteks syariah,securities crowdfundingdiatur sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, dimana investasi harus bebas dari riba (bunga), gharar (ketidakpastian), dan maysir (spekulasi).

Pendanaan dalam bentuk syariah harus dilakukan dengan penuh transparansi, keadilan, dan etika bisnis yang sesuai dengan hukum Islam.

“Alhamdulillah, pada tahun 2019-2021 itu peningkatan kunjungan dari pasien luar biasa sekali, sampai tempat tidur kita selalu penuh. Desakan untuk semakin bertumbuh itu semakin hari semakin dirasakan, dengan tekad untuk berkembang menjadi besar, pada tahun 2022, akhirnya kita dari manajemen memutuskan untuk memanfaatkan penggalangan dana melaluisecurities crowdfunding,” kata dr Tryanda.

Penggalangan dana dilakukan melalui SCF pada tahun 2022-2023, dari dana yang terkumpul 100 persen digunakan untuk pembangunan gedung rawat inap baru, yang disebut Gedung “Annisa Mulia”, nama ini ditafsirkan sebagai bentuk memuliakan wanita, sesuai dengan nilai yang dibangun di Annisa.

Hasilnya, garasi praktik bidan itu telah berkembang menjadi RS dengan gedung 5 lantai, yang bisa melayani hingga 54 tempat tidur, ruangan operasi yang modern, ruangan insentif yang terstandar.

Salah satu pesan yang disampaikan oleh RSIA Annisa “Kesuksesan ini dapat kita wujudkan setelah kita berani untuk berbagi mimpi itu, menemukan orang-orang dengan mimpi yang sama, dan berusaha mewujudkannya, terimakasih kepada investor yang membuat semua ini menjadimungkin”.

“Rencana yang akan kami persiapkan ke depan adalah dengan IPO dan tercatat di Bursa Efek Indonesia untuk menjadi lebih besar lagi,” ujar dr Tryanda.

Harapannya, melalui sesi ini RSIA Annisa dapat memberikan gambaran perjuangan, teknis melaksanakan securities crowd funding, serta manfaat yang dihasilkan setelahnya.

"Dengan diselnggarakannya acara ini, harapannya rekan-rekan OJK di daerah dapat memberikan gambaran serta motivasi kepada pengusaha skala kecil dan menengah untuk dapat memanfaatkan pendanaan di pasar modal, baik melaluisecurities crowd fundingmaupunInitial Public Offering(IPO) di masa mendatang, untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis mereka di masa depan. The courage to dream bigger!" pungkasnya. (rls/end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)