PEKANBARU, datariau.com - Banteng United Pekanbaru mengawali kiprahnya di Turnamen Soekarno Cup I U-17 dengan hasil positif. Tim muda asal Kota Pekanbaru itu sukses meraih kemenangan perdana usai menundukkan Banteng Bengkalis dengan skor 2-1 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (3/7/2026) pagi.
Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Banteng United Pekanbaru untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Grup B melawan Banteng Merah Kampar. Hasil positif pada laga kedua nantinya akan semakin memperbesar peluang tim asal ibu kota Provinsi Riau itu untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Penampilan impresif yang ditunjukkan para pemain muda Banteng United Pekanbaru pada laga perdana menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kota Pekanbaru memiliki potensi besar untuk melahirkan talenta-talenta masa depan yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Keberhasilan meraih tiga poin perdana tersebut turut disambut antusias oleh jajaran DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru. Bagi partai berlambang banteng itu, penyelenggaraan Turnamen Soekarno Cup U-17 tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga momentum untuk mengenang besarnya perhatian Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, terhadap perkembangan olahraga nasional, khususnya sepak bola.
Baca juga:Banteng United Pamer Ketajaman, Gulung Rumbai FC 6-0 Jelang Soekarno Cup U-17
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, mengatakan bahwa Turnamen Soekarno Cup merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan kontribusi Bung Karno dalam memajukan olahraga Indonesia.
"Soekarno Cup merupakan pengingat sejarah bahwa Bung Karno sangat mencintai olahraga sepak bola. Beliau membangun Stadion Gelora Bung Karno sebagai simbol kebangkitan olahraga Indonesia dan selalu memberikan perhatian besar terhadap perkembangan sepak bola nasional," ujar Tekad.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru tersebut berharap Turnamen Soekarno Cup U-17 dapat menjadi panggung bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman bertanding.
"Semoga Banteng United Pekanbaru dapat menghasilkan bibit-bibit pesepak bola yang nantinya mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," harapnya.
Baca juga:Pengamat Sebut Politik PDIP Untuk Waktu yang Akan Datang Bakal Semakin Vokal dan Kritis
Tekad juga mengaku optimistis dengan kualitas pemain muda yang dimiliki Banteng United Pekanbaru. Menurutnya, kerja keras, disiplin, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi modal utama dalam mencetak atlet berprestasi, khususnya di Kota Pekanbaru.
"Laga berikutnya tentu tidak mudah, namun kami optimistis bibit-bibit muda Banteng United Pekanbaru mampu kembali menunjukkan permainan terbaiknya saat menghadapi Banteng Merah Kampar," katanya.
Dalam Turnamen Soekarno Cup I U-17, Banteng United Pekanbaru tergabung di Grup B bersama Banteng Bengkalis dan Banteng Merah Kampar.
Sementara itu, persaingan di Grup A diisi oleh Mata Merah FC, Banteng Dumai, dan Banteng Muda Pelalawan. Grup C dihuni Banteng Merah Indragiri Hulu, Banteng Rohul FC, dan Banteng Meranti. Sedangkan Grup D diisi oleh Banteng United Indragiri Hilir, Banteng Rokan Hilir, dan Banteng United Siak.
Turnamen Soekarno Cup I U-17 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi antartim muda di Provinsi Riau, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian talenta sepak bola potensial yang dapat berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Indonesia di masa mendatang. (end)
