Arfan Usman: Koordinasi Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Siak Terus Diupdate

Hermansyah
123 view
Arfan Usman: Koordinasi Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Kabupaten Siak Terus Diupdate
Sekertaris Daerah Kabupaten Siak, Drs H Arfan Usman MPd.

SIAK, datariau.com - Badan Pangan Nasional melakukan koordinasi dan paparkan hasil analisis tentang Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) di Kabupaten Siak tahun 2022.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Koordinator Nasional Penyusunan Peta FSVA Badan Pangan Nasional, di ruang rapat Sri Indrapura Room Komplek Perkantoran Bupati Siak Tanjung Agung, Rabu (23/11/2022).

Hal ini sebagai sarana informasi terupdate secara cepat dalam mengidentifikasi daerah yang rentan sehingga program dari berbagai sektor segera mungkin mendapat respon memberikan dampak yang lebih baik terlaksana dan terkoordinasikan dengan merata.

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Drs H Arfan Usman MPd mengatakan, tantangan yang dihadapi negara saat ini dan diseluruh negara dunia mengalami ujian krisis kesehatan akibat pandemi covid-19.

Dan meletusnya perang Ukraina yang mengakibatkan krisis pangan dan energi serta keuangan, sehingga berdampak dan mengancam jutaan jiwa masyarakat terancam kemiskinan ekstrim kekurangan pangan serta kelaparan.

"Selain itu, untuk mengidentifikasi daerah yang rentan terhadap ketahanan pangan dapat dipetakan sesuai kondisinya. Maka, inilah sarana informasi secara cepat mengetahui berbagai sektor yang terdampak tersebut," sebut Arfan.

"Tentunya agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah dapat memanfaatkan peta FSVA dalam perencanaan pemantapan ketahanan pangan di Kabupaten Siak," ujarnya.

Arfan Usman menambahkan, Ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Inpres yang ditandatangani Presiden Jokowi pada tanggal 8 Juni, ini diterbitkan dalam rangka penghapusan kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah RI pada tahun 2024 melalui keterpaduan dan sinergi program serta kerjasama antar kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah.

Sementara itu, Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Nasional, Rachmad Firdaus menyampaikan, pemerintah selalu dapat memberikan langkah nyata dalam upaya mendorong sinergi kebijakan pembangunan nasional, pusat dan daerah.

Dikatakan dia, khususnya dalam membangun ketahanan pangan di Kabupaten Siak terutama dalam penyusunan basis data atau instrumen pengendalian ketahanan pangan.

"Kerena peta ketahanan dan kerentanan pangan atau FSVA merupakan instrumen mengidentifikasi tingkat kerentanan terhadap terjadinya rawan pangan di wilayah secara komprehensif FSVA," kata Rachmad Firdaus.

Rachmad Firdaus menegaskan, kegiatan ini sebagai arahan tepat sasaran dalam menerapkan peta tematik menggambarkan visualisasi geografis hasil analisa data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan dan disusun berdasarkan 3 aspek ketahanan pangan yakni aspek ketersediaan, aspek akses pangan dan aspek pemanfaatan pangan.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)