Warga Resah, Limbah Rumah Sakit Ibunda Timbulkan Bau Aroma Tak Sedap dan Cemari Lingkungan

Datariau.com
2.128 view
Warga Resah,  Limbah Rumah Sakit Ibunda Timbulkan Bau Aroma Tak Sedap dan Cemari Lingkungan
Foto Limbah yang diambil oleh masyarakat.

BAGANBATU, datariau.com - Masyarakat  RT02/RW04 Kelurahan Bahtera Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir resah, diduga bau aroma tak sedap dari Limbah  Rumah Sakit Ibunda Jalan Lintas Riau-Sumut KM 4 Kelurahan Bahtera Makmur, Kabupaten Rokan Hilir. Diduga bau aroma tak sedap itu berasal dari limbah cair dari Rumah Sakit Ibunda.


Demikian hal ini diungkapkan Ketua RT02 Bahtera Makmur Kota, Basron kepada datariau.com di rumahnya, yang mana rumah RT sangat berdekatan dengan Rumah Sakit Ibunda.  Basron mengatakan, selain dirinya merasa resah, masyarakat RT02/RW04 Kelurahan Bahtera Makmur Kota sudah menyurati  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir atas pengaduan masyarakat masalah baunya limbah dari Rumah Sakit Ibunda.


"Sehubungan dengan adanya perluasan pembangunan klinik ibunda (yang sekarang menjadi Rumah Sakit) di Km. 4 JI Jend. Sudirman, Kelurahan Bahtera Makmur Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, masyarakat sekitar yang rumahnya berdekatan dengan Rumah Sakit tersebut, dikarenakan saat ini limbah medis dari Rumah Sakit tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap dan sangat menyengat. Membuat kami warga sekitar susah bernafas," ungkap RT.


Sebelumnya,  masyarakat sudah pernah menyampaikan aspirasi, keluhan dan keberatan kepada humas Rumah Sakit tersebut, dan pihak Rumah Sakit berjanji untuk terbuka dan trasnparan dalam pembangunan kolam limbah tersebut.


Kemudian pihak Rumah Sakit Ibunda mengatakan, bahwa nantinya limbah akan diolah secara benar sehingga tidak akan mencemar

lingkungan sekitar. 


"Namun pada kenyataannya, selama proses pembangunan kolam limbah dan hingga kini kolam

limbah tersebut sudah di operasikan pihak Rumah Sakit dan tidak menepati janji untuk bersikap terbuka dan trasnparar kepada masyarakat sekitar," ujarnya.


Atas tidak keterbukaan pihak Rumah Sakit ke Warga sekitar,  hal ini tentunya membuat warga sangat kecewa.


"Ditambah lagi saat ini sering tercium

aroma tidak sedap yang menyengat dari kolam limbah tersebut. Bahkan, dalam rumah kami mau muntah, sakin tak tahan kami harus gunakan masker siang dan malam, " sebut RT.


Menurutnya, karena pada dasarnya, setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, hal itu sebagai bagian dari hak asasi manusia sebagai mana tercantum dalam pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negar Republik Indonesia Tahun 1945.


"Oleh karena itu, kami sebagai masyarakat setempat yang merasa telah dibohong dan dirugikan dengan adanya kolam limbah tersebut, memohon bantuan dari bapak/ibu dinas terkait untuk menindaknya atau dilakukan kajian ulang kembali," pinta RT.


Kemudian Lurah Batera Makmur Kota, Zulkfli SAp di konfirmasi Datariau.com, Kamis (12/3/2020) melalui telpon selulernya menjelaskan pengaduan dari masyarakat terkait limbah rumah sakit ibunda.


"Terkait masalah limbah itu sudah turun Dinas Lingkungan Hidup kemarin itu. Orang Kabupaten sudah menangapi atas keluhan masyarakat tersebut," kata lurah.


Lanjut lurah, turunya Dinas Lingkungan Hidup Rokan Hilir ke rumah Sakit Ibunda untuk melakukan pengambilan sampel. "Saat ini kita menunggu hasil lep dari Bogor," sebut lurah. 


Lurah menambahkan, kalau limbah rumah sakit itu tidak bau lagi, masyarakat sekitar rumah sakit di tanya orang Kabupaten Dayat apakah masih bau limbahnya.


"Kemarin itu ada salah teknik, kunsulatan buat IPAl itu, makanya ada yang bocor. Kemarin warga buat pengaduan, begitu naik pengaduan keluhan, orang Dinas DLH Kabupaten turun melakukan sambil simpel limbah, saat ini sama-sama  kita menunggu hasil lepnya," kata lurah.


Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup di konfirmasi Datariau.com melalui Kasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Rokan Hilir,  Carlos Roshan ST menjelaskan, bahwa mereka sudah turun ke rumah Sakit Ibunda, atas pengaduan masyarakat tentang pencemaran limbah rumah sakit tersebut.


"Ya, kami sudah turun begitu dapat laporan dari masyarakat  Kelurahan Bahtera Makmur Kota, mereka resah dengan timbulnya bau limbah rumah sakit. Kami sudah melakukan  Verifikasi pengaduan masyarakat di rumah sakit Ibunda. Saat ini, kita masih menunggu hasil lepnya," pungkas Carlos Roshan.


Kemudian Pihak Rumah Sakit Ibunda saat ini belum dapat dikonfirmasi oleh tim datariau.com, namun kami berupaya melakukan Verifikasi berita tersebut secepatnya. (*)

Penulis
: Tim Redaksi
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com