Kelompok Tani Sumber Rezeki

Warga RT08/RW01 Butuh Kepastian Dinas Terkait Perihal Normalisasi Anak Sungai Perawang, Ini Kata Kasi SDA Siak...

Hermansyah
544 view
Warga RT08/RW01 Butuh Kepastian Dinas Terkait Perihal Normalisasi Anak Sungai Perawang, Ini Kata Kasi SDA Siak...
Kelompok Tani Sumber Rezeki bersama warga RT08/RW01 minta dinas terkait tanggani persoalan warga dengan serius.

SIAK, datariau.com - Kelompok Tani Sumber Rezeki binaan Dinas Pertanian Kabupaten Siak bersama warga RT08/RW01 Kelurahan Perawang Kecamatan Tualang butuh kepastian perihal normalisasi anak Sungai Perawang (Naga) beberapa waktu lalu.

Menurut keterangan salah satu warga RT08/RW01 Kelurahan Perawang saat ditemui dikediamannya menyebutkan, bahwa beberapa waktu yang lalu perwakilan dinas terkait telah melakukan survei daerah aliran sungai yang hendak dilakukan normalisasi tersebut.

Kala itu, setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi tersebut saat itu pula dari dinas terkait meminta waktu kepada warga setempat untuk melakukan normalisasi. Menurut informasinya, dinas akan melakukan normalisasi lebih kurang kurang sepanjang 15 kilometer.

 "Sebelumnya dinas terkait sudah melakukan survei daerah aliran yang hendak di normalisasi beberapa bulan yang lalu, dan saat itu pihak dinas terkait pun meminta waktu kepada kami warga setempat untuk melakukan normalisasi," ungkap Khairul warga RT08/RW01 Kelurahan Perawang itu kepada datariau.com, Jumat (5/4/2019) siang.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki Edi Susanto menjelaskan, bahwa lahan seluas 14 haktare ini merupakan lahan milik PT Indah Kiat Pulp and Paper yang dipinjamkan ke warga untuk bercocok tanam. Namun, lahan tempat warga bercocok tanam saat ini mengalami kerusakan terhadap bibit tanaman yang baru ditanam oleh Kelompok Tani Sumber Rezeki.

"Seandainya dinas terkait tidak ada kejelasan, kita bisa bantu apakah itu berupa minyak dan lainya, warga siap untuk membantu. Kalaulah dinas terkait tidak memiliki anggaran (bajat) untuk melakukan normalisasi ini. Selain itu, saya juga meminta kerjasamanya terhadap warga, warga yang jelas dan memiliki keinginan untuk maju dengan membuka lahan perkebunan ini untuk bercocok tanam," ungkap Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki Edi Susanto tersebut, Jumat (5/4/2019) siang.

Selanjutnya, Kelompok Tani Sumber Rezeki bersama warga setempat khususnya di RT08/RW01 Kelurahan Perawang berharap kepada pemeritah agar lebih memperhatikan apa yang menjadi keluhan warganya.

"Kita berharap pemerintah itu lebih memperhatikan terhadap keluhan warga. Dan apabila tanaman tersebut sudah terkenang air akibat banjir, maka selanjutnya tanaman pun akan mati," pungkasnya.

Edi menyayangkan sikap dinas terkait, sebelumnya sempat menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi. Namun akhirnya alat berat yang turun ke warga tidak beroperasi. Bahkan, alat berat tersebut harus ditarik kembali oleh dinas terkait saat itu.

Dilain pihak, Dinas PU Kabupaten Siak menyebutkan, bahwa untuk tahun ini akan tetap dilaksanakan. Sementara dinas mengatur schedule. "Oh ya bang, memang tahun ini kita laksanakan, lagi kita atur schedulnya untuk lokasi Perawang, soalnya saat ini alat kita masih melaksanakan pekerjaan di Sungai Apit, Sabak Auh dan Bunga Raya. Nanti kita kabari kalau sudah mau mulai untuk Perawang bang," jelas Kabid SDA Kabupaten Siak Tengku Amri melalui Kasi SDA Iswanto kepada datariau.com, Sabtu (6/5/2019) pagi.

Dijelaskan Iswanto, perihal alat berat yang sempat diturunkan ke Perawang Kecamatan Tualang saat itu, memang ada diminta pekerjaan darurat. Namun, setelah melihat lokasi tersebut operator pun tidak berani masuk dengan tekstur atau kondisi tanah seperti saat sekarang ini.

"Waktu itu memang ada diminta pekerjaan darurat ke sana, tapi setelah di lokasi operator tak sanggup masuk melihat kondisi tanahnya, ya saya Kasi Sungai bang, untuk normalisasi tahun ini baru saya yang nangani sebelumnya rekan lain," ungkap Iswanto.

Sedangkan menurut informasi dari dinas terkait pada tahun ini akan dilaksanakan normalisasi secepatnya, khususnya di Kecamatan Tualang. "Makasih info dan kerjasamanya bang, semoga tahun ini terlaksana secepatnya, khusus untuk Sungai Perawang itu sepanjang 3,5 kilometer dan untuk total Kecamatan Tualang itu sepanjang 15 kilometer tahun ini," imbuhnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Siak