Warga Pujud Rohil Tewas di Kampak dan Cincang Oleh Temannya Gara-gara Kayu

Datariau.com
12.190 view
Warga Pujud Rohil Tewas di Kampak dan Cincang Oleh Temannya Gara-gara Kayu

PUJUD, datariau.com -  Sungguh malang nasib peria paruh baya yang bernama Buang Bin Sanmurid (52), warga Dusun I Desa Babusalam Rokan, Kecamatan Pujud.


Dirinya tewas menggenaskan karena dikampak oleh inisial SI (32) warga RT 02 RW 03 Kepenghuluan Babusalam Rokan, Kecamatan Pujud. 


Kejadian tersebut pada hari Senin (11/11) sekira pukul 11.30 Wib di Hutan Jalan Pasar Senin Desa Babusalam Rokan, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir. 


Kapolres Rohil AKBP Muhamad Musthofa, melalui Kapolsek Pujud, IPTU Amru Abdullah, membenarkan kejadian tersebut, pada hari Senin tanggal 11 November 2019 pukul 08.00 wib Istri korban Asniar (48) warga Dusun I Desa Babusalam Rokan Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir mencari  suaminya ( korban ) yang tidak pulang kerumahnya dari bekerja mencari kayu crocok.


Kemudian istri korban menyampaikan hal tersebut kepada tetangga dan masyarakat kemudian oleh masyarakat dilakukan pencarian.


Sekira pukul 10.00 WIB masyarakat melakukan pencarian dilokasi pengambilan kayu korban yang ditunjukkan oleh saksi yang bernama Habil, (45) warga Jalan Ahmad Yani RT 05 RW 06 Kenghuluan Bagan Sinembah Barat, Kecamatan Bagan Sinembah. 


Selanjutnya, sekira pukul 11.30 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan mengalami luka di bagian leher dan tangan korban, kemudian korban dibawak ke Puskesmas Pujud untuk dilakukan visum dengan hasil visum. 


Dari hasil visum tersebut, menemukan 2 buah Luka robek leher sebelah kiri, dengan panjang 9 cm. Luka robek leher sebelah kanan panjang 4 cm. Luka robek pada dagu bawah dengan panjang 2 cm. Luka robek di bagian tangan sebelah kanan sepanjang 13 cm. Luka robek di bagian pergelangan tangan sebelah kanan dengan panjang 5 cm.


 "Itu luka bekas bacokan kampak dan parang pelaku yang bernama SI," kata Kapolsek Pujud. 


Masih kata IPTU Amru Abdulah, dari hasil penyelidikan dan interogasi terhadap tersangka yang bernama SI (32) bahwa pelaku mengakui bahwa tersangka melakukan penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia terhadap korban Buang Bin Sanmurid dengan cara melilitkan baju tersebut ke mulut.


Beserta hidung korban dengan menggunakan tangan kiri, dan tangan kanan tersangka memeluk kedua tangan korban beserta badan korban selama 1 jam lamanya.


Setelah korban tidak ada perlawanan lagi, tersangka melepaskan korban dan tersangka mengambil Kampak kemudian mengampak leher bagian kanan sebanyak 1 kali, leher bagian kiri sebanyak 2 kali.


Kemudian tersangka menenggelamkan korban, dan selanjutnya tersangka mengambil parang di dalam Sampan dan menarik kembali korban dari dalam air, kemudian mengayunkan parang tersebut ke tangan korban bagian kanan sebanyak 8 kali kemudian tersangka meninggalkan korban pulang kerumahnya. 


"Selesai melakukan aksinya, pelaku lansung pulang kerumah, sementara saat ini Jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi," terang IPTU Amru Abdulah. (ndi)

Penulis
: Riswandi
Editor
: Samsul