BAGANSINEMBAH, datariau.com - Datuk Penghulu Bakti Makmur, Sucipto kepada datariau.com, Jumat (17/5/2019) melakukan verifikasi terkait berita kepala Dusun Bangun Jaya, Sunan menyatakan bahwa Penghulu Bakti Makmur Tidak Bayar Honor RT RW, BPkep dan Tiga Kepala Dusun Selama Dua Bulan dan Tiga Dusun Merasa Keberatan, Penghulu Bakti Makmur Keluarkan Surat Pemberitahuan 10 Februari 2019 Putuslah Hak-hak Masyarakat dan Termasuk Gaji.
Dalam hal ini Penghulu Bakti Makmur menceritakan, bahwa berdasarkan surat pemberitahuan kepada Kadus 10 Februari 2019 berdasarkan mendapat petunjuk dari Dinas PMD Kabupaten Rokan Hilir.
"Justru keluarnya surat itu kita ada tembusan sampai kepada Dinas PMD, Camat Bagan Sinembah, BPKep dan arsip. Kita berdasarkan dari Pemimpin kita," kata Datuk Penghulu Bakti Makmur Sucipto kepada datariau.com, Jumat (17/5/2019) melalui telepon selulernya.
Dan bahkan, Penghulu Bakti Makmur menyarankan kepada tim datariau.com untuk datang kekantor. "Kalau ada waktu datang ke kantor, saya ada hari ini. Saya baca juga berita bapak itu, yang sudah bapak inikan dan saya baca, dan bapak konfirmasi ke Dinas PMD supaya tidak ada ini salah faham gitu," saran penghulu.
Dalam hal ini tim datariau.com juga menjelaskan bahwa akan melakukan konfirmasi ke Dinas PMD Kabupaten Rohil untuk meluruskan permasalahan tersebut.
"Kan tidak baik juga dan harus sehimbang pemberitaan tersebut," pinta Penghulu.
Selanjutnya, ketika ditanyakan kepada Datuk Penghulu Bakti Makmur Sucipto terkait surat pemberitahuan kepada Kadus pada tanggal 10 Februari 2019 penghulu mengatakan.
"Itu setelah ada klarifikasi dari Bupati Rohil dan itu kita dipangil, dan justru saya dengan Kepala Dusun pak Unan Saragih itu. Saya dipangil sama pak Unan itu ke PMD dan jumpa Kadis dan sesuai Permendagri kita tidak boleh melawan dan kesepakatan bahwasanya, dan setelah ada berita acara Klarifikasi terhadap Permendagri Nomor : 56, 57, 58 Tahun 2018 tentang batas antara Kabupaten Labuhanbatu, kabupaten Labuhan Batu Selatan dan Kabupaten Padang Lawan Utara Provinsi Sumatera Utara dengan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Berdasarkan itulah saya mengeluarkan surat pemberitahuan tersebut," jelas penghulu.
Menurut Penghulu, secara lisan masalah gaji dia mencoba meminta kepada pihak PMD agar gaji dikeluarkan untuk RT, RW, kepala Dusun dan BPkep. Tapi ini bukan kehendak saya sendiri, tapi suatu perintah dari atasan kita. Camat, PMD sudah tau permaslaahan ini. Tapi Bukan kebijakan keputusan Penghulu.
Kemudian lanjut penghulu, terkait permasalahan gaji dua bulan yang belum dibayar begini ceritanya. Setelah adanya klarifikasi dari Bupati itu langsung PMD mengatakan putus atau gugur. "Saya hanya melanjutkan cerita mereka saja. Karna saya pemerintahan yang dibawah dan untuk menyampaikan dan sosialisaikan kepada masyarakat yang ada di tiga dusun tersebut," terang penghulu.
Jadi, tambah penghulu, masalah gaji itu setelah ada klarifikasi 12 November 2018 sebelumnya gaji bayar, namun selanjutnya sudah ada klarifikasi gaji honor perangkat RT, RW, Kadus dan Bpkep dua bulan tidak dibayar lagi. Dan uang itu di silpakan. Kemudian dialihkan dan sesuai petunjuk PMD Rohil yang ditujukan yang lain.
"Bisa kita pertanggungjawabkan. Penghulu tidak ada memakan itu," tegas penghulu.
Selanjutnya, terkait bantuan untuk di tiga dusun tersebut dan sesui klarifikasi dari Bupati Rohil menyatakan aset yang sudah kadung dibuat yang disana baik dari pemkab Rohil maupun dari Provinsi Riau itu petunjuk ini mau dikemanakan atau dititipkan di Labusel sesuai kesepakatan seperti apa.
Terkait adanya warga di tiga dusun masih ada memiliki KTP dan KK Rohil dan berdasarkan himbauwan dari Pemerintah Kabupaten Rohil setelah kalau memang itu dilepas ke Labusel, maka mereka hanya memindahkan administrasi mereka. Namun itu tidak mudah.
"Untuk itu saya bermohon kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, untuk sementara mereka mau kemari untuk mengurus itu katakan untuk berpindah ke Labusel, maka saya mohon kalau ada urus adminstrai kecil-kecil biarlah saya, karena itu masih termasuk setatus identitas warga kita," pungkas Penghulu.
Terkait berita ini, tim Datariau.com terus melakukan upaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait untuk Verifikasi berita (*)