Ubah Sampah jadi Emas di Bank Sampah Pekanbaru

datariau.com
1.888 view
Ubah Sampah jadi Emas di Bank Sampah Pekanbaru
Foto: Wulan Shonya Saputri

PEKANBARU, datariau.com - Kini masyarakat Pekanbaru terutama kecamatan Tampan bisa menabung sampah di bank sampah The Gade Clean and Gold, yang berlokasi di Tuah Karya, Pekanbaru. Bank sampah ini dibangun atas kerjasama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru dengan PT Pengadaian (Persero).

Pembina Bank Sampah Induk Kota Pekanbaru, Yunita mengatakan, bank sampah ini merupakan bank sampah pertama Kota Pekanbaru yang bekerjasama dengan PT Pengadaian. Dengan menggunakan sistem tabungan dan penawaran ubah sampah jadi emas yang menarik perhatian masyarakat.

"Baru satu ini bank sampah yang bekerjasama dengan Pengadaian untuk skala provinsi Riau, dengan tujuan utamanya mengurangi sampah dari sumbernya yaitu rumah tangga, makanya sifatnya bukan cash and carry namun kita buka sistem tabung dengan penawaran dari sampah jadi emas," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Senin (17/12/2018).

Bank sampah yang diresmikan 26 November 2018 lalu ini, mengajak masyarakat untuk menabung sampah rumah tangga mereka. Nantinya masyarakat akan diberikan buku tabungan perseorang dari Pengadaian, yang saat ini masih berupa buku tabungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru.

Di bank sampah ini masyarakat bisa menabung aneka sampah rumah tangga seperti plastik kemasan, karton, kertas, gelas mineral, botol plastik, botol kaca, tempat telur, karung, besi bekas, aluminium hingga Rice Coocker dan Air Coditioner (AC) yang rusak. Dengan kisaran harga Rp1000 per kilogram hingga Rp120.000.

Sampah-sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dibawa ke Bank Sampah Induk Pekanbaru yang berada di Jalan Embun Pagi Nomor 44 Tangkerang Labui Kecamatan BukitRaya. Nantinya, sampah akan didaur ulang dengan dijadikan kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi dan keuntungan untuk pengelolaan Bank Sampah itu sendiri.

Yunita selaku Pembina Bank Sampah ini berharap agar kedepannnya Bank Sampah lebih maju lagi dan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat. Agar masyarakat dapat mengurangi limbah rumah tangga dan mampu memilah sampah-sampah yang dapat didaur ulang. (wul)

**Artikel ini ditulis Wulan Shonya Saputri, Mahasiswi Ilmu Komunikasi, Konsentrasi Jurnalisitk, FISIP UR, Email: wulanshonyasaputri@gmail.com


Penulis
: Wulan Shonya Saputri
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)