Pemerintahan Desa Tumang Dukung Siak Hijau Dengan Membangun Bank Sampah dan Tanam Pohon

Hermansyah
961 view
Pemerintahan Desa Tumang Dukung Siak Hijau Dengan Membangun Bank Sampah dan Tanam Pohon
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi apresiasi Pemerintah Kampung dan masyarakat Tumang, Kecamatan Siaknpeduli terhadap lingkungan dan penghijauan kampung upaya mendukung Siak Hijau.

Dengan membangun Bank Sampah dari Dana BUMkam yang bekerjasama dengan Karang Taruna dan sekolah sekaligus penanaman 500 pohon.

"Inovasi yang dibuat penghulu Tumang patut kita apresiasi, bicara Siak Hijau membawa Kabupaten Siak meraih 5 kali berturut penghargaan Adipura dari KLHK," kata Bupati Siak, Rabu (8/3/2023).

"Salah satunya pemanfaatan limbah sampah seperti Bank Sampah yang akan kita resmikan nanti. Pengurangan sampah di sumber, dimana? Sumbernya ya di rumah tangga, ini merupakan pra syarat untuk mendapatkan Adipura Kencana," sebut Alfedri.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi juga sering mengingatkan pada setiap kesempatan tidak ada lagi belanja memakai plastik dan untuk anak sekolah agar mambawa tumbler ke sekolah.

"Kalau anak sekolah bawa tumbler, anak sekolah kita ada 81 ribu siswa, jika setengah aja yang menggunakan botol minuman. Pasti berkurang kita menggunakan bahan kemasan pelastik," ujar Alfedri.

"Pengelola Bank Sampah harus inovasi juga, selain sampah bisa ditukar dengan uang juga dapat di tukar voucher PLN, air atau pulsa seluler. Gitu spiritnya sudah ada di Tumang kita apresiasi pemerintah kampungnya," ungkapnya.


Dikatakan Alfedri, Siak Hijau ini lahir, selain antisipasi karhutla termasuk pengurangan gas karbon penyebab pemanasan global. Dan salah satunya eksplorasi gambut yang tak terkendali dapat menyebabkan pemanasan global.

?Pemanasan global berdampak pada permukaan air laut akibat pencairan gunung es di kutub dan gelombang panas," paparnya.

Selain itu, Kepala Desa Tumang Abdul Minan Putra menyampaikan keinginannya mendirikan Bank Sampah, dikarenakan pesatnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan pasar mengakibatkan penumpukan sampah.

?Kami berfikir dengan pertumbuhan penduduk 133 kepala keluarga dan berkembangnya pasar yang ada di Tumang, tentu akan menimbulkan masalah baru yaitu sampah kalau tidak kita siasati," kata dia.

Dikatakan dia, sampah yang berasal dari rumah tangga terutama sampah non-organik juga dapat dijual di Bank Sampah.

"Jika bapak ibu tidak sempat dapat dititipkan dengan anaknya yang sekolah di SDN 10 Tumang. Kami dorong BUMkam untuk mengelola usaha ini," harapnya.

Akhir kegiatan, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi di dampingi Camat Siak dan Kepala Desa meresmikan Bank Sampah sekaligus penanaman pohon di lingkungan kantor Desa Tumang yang selanjutnya peninjauan SDN 10 Tumang.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)