Tradisi Balimau di Rohul Makan Korban Jiwa, Seorang Warga Tewas di Sungai

datariau.com
1.401 view
Tradisi Balimau di Rohul Makan Korban Jiwa, Seorang Warga Tewas di Sungai
Gambar: Riauterkini.com
Jasad korban saat ditemukan.

PASIRPANGARAIAN, datariau.com - Tradisi Bolimau Cono yang biasa dirayakan masyarakat di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu sehari sebelum bulan suci Ramadhan makan korban jiwa.

Seorang warga Tanah Datar, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu bernama Agung (22) ditemukan tewas dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Rokan, Desa Ngaso pada Jumat pagi (18/5/2018).

Agung diketahui hanyut dan tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di acara Bolimau Cono‎ di tepian Sungai Rokan Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Rabu sore (16/5/2018).

Informasi dirangkum, Rabu lalu pukul 14.00 WIB, korban Agung‎ bersama 6 temannya, yakni Dasep Kurnia Jamil (17), Joko Prayogi (17), Riski Marpaung (18), Jimi (16), Asrul Ramadhan (22), Winda (19), berangkat ke jembatan gantung di Desa Lubuk Bendahara Timur, Kecamatan Rokan IV Koto untuk "menghanyut" di aliran Sungai Rokan, menggunakan 2 perahu karet.

Perahu karet pertama dinaiki 4 orang yaitu korban Agung, Asrul Ramadhan, Joko Prayogi, dan Dasep Kurnia Jamil. Sedangkan perahu kedua dinaiki Riski Marpaung, Winda, dan Jimi.

Naas, sekira 15 meter 'menghanyut' menggunakan perahu karet, melewati jembatan Ujung Batu, perahu yang dinaiki Agung bersama 3 temannya‎ menyangkut di kayu sehingga terbalik dan lengket.

Korban Agung, Asrul, dan Joko memilih berenang ke tepian sungai, sedangkan temannya Dasep mencoba untuk menyelamatkan perahu karet yang lengket di kayu dengan cara menarik.

Setelah perahu karet bisa lepas dari kayu, Dasep kembali menaiki perahu. Melihat itu, korban Agung yang sudah berada di tepi Sungai Rokan malah kembali berenang mengejar Dasep yang berada di atas perahu karet.

Karena derasnya arus Sungai Rokan, dampak naiknya aliran sungai karena musim hujan,‎ Agung terbawa arus sungai dan tenggelam. Melihat itu, Joko sempat mencoba menyelamatkan korban, namun tidak dapat diselamatkan.

Korban Agung sempat dicari oleh tim gabungan dari Tim Reaksi Cepat BPBD Rohul, TNI, Polri dan relawan dari Desa Sukadamai sampai Rabu malam, namun pencarian tidak membuahkan hasil.

Kamis pagi (17/5/2018)‎, proses pencarian dilakukan tim gabungan dibantu tim dari Basarnas Pekanbaru. Namun proses pencarian juga tidak membuahkan hasil.

Pada Jumat pagi (18/5/2018) sekira pukul 09.00 WIB, tim gabungan akhirnya menemukan korban Agung‎ dalam kondisi sudah tidak bernyawa di aliran Sungai Rokan di Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu. Jasad korban ditemukan mengapung di aliran sungai.‎

Kepala Desa Sukadamai Ramtani Rokan mengatakan korban Agung ditemukan dalam kondisi hampir mengapung di tepian Sungai Rokan di Desa Ngaso.

"Setelah melakukan pencarian lebih kurang dua hari, korban (Agung) ditemukan. Pencarian melibatkan Basarnas, BPBD Rohul, TNI, Polri dan pihak desa sendiri," ungkap Ramtani kepada wartawan.

Ramtani mengatakan pasca dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Puskesmas Ujung Batu, dan selanjutkan dibawa ke rumah duka di Dusun Tanah Datar Kelurahan Ujung Batu.‎

"Kami dari pihak desa turut berduka cita. Kami berharap pihak keluarga yang ditinggalkan bisa bersabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini," harap Ramtani.

Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)