Tim PASTERHU KUKERTA Tematik Unri Latih Masyarakat Olah Pedada Jadi Sirup

Abdul Kadir
836 view
Tim PASTERHU KUKERTA Tematik Unri Latih Masyarakat Olah Pedada Jadi Sirup
(Foto: Abdul Kadir)
Sejumlah Tim PASTERHU KUKERTA Tematik Unri Usai Latih Masyarakat Olah Pedada Jadi Sirup
Bengkalis, datariau.com - Mahasiswa KUKERTA (Kuliah Kerja Nyata) TEMATIK Universitas Riau (UR) mengajak warga Desa Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis mengolah buah mangrove jenis Pedada (Sonneratia Ovata) menjadi produk sirup, selai dan dodol bernilai ekonomis.


Demikian disampaikan Koordinator Mahasiswa KUKERTA TEMATIK UR Desa Teluk Rhu Ibra Wilman Fernanda menjawab datariau.com Senin (29/7/2019).


Menurut Wilman, buah mangrove jenis Pedada merupakan khas desa setempat dengan jumlah melimpah perlu diolah secara maksimal agar mampu dimanfaatkan masyarakat.


"Kami dari Tim PASTERHU (Pasukan Teluk Rhu) Universitas Riau memberikan pelatihan tata cara membuat sirup, selai dan dodol dari buah mangrove jenis pedada," katanya.



Wilman menyebutkan, ide awal membuat sirup, selai dan dodol  dari buah mangrove merupakan hasil observasi terkait potensi Desa Teluk Rhu di Kecamatan Rupat Utara. Hasilnya, sebut mahasiswa KKN itu, di daerah desa banyak ditemui tumbuhan mangrove dan belum dikelola masyarakat. 


"Karena disini informasi mengenai Pedada minim maka kami inisiatif melakukan observasi terkait manfaat dari buah mangrove jenis pedada, selama ini hanya menjadi tumbuhan penahan erosi di tepi pantai saja. Oleh karena itu, Tim PASTERHU mencoba bereksperimen memanfaatkan buah mangrove jenis pedada untuk diolah menjadi sirup, selai dan dodol," terangnya.


Pelatihan sambung Wilman, dilakukan dalam bentuk workshop digelar pada 27 Juli 2019 di kantor desa Teluk Rhu dihadiri kalangan ibu-ibu PKK, Kepala Dusun dan perwakilan warga di setiap dusun.


"Produk hasil olahan ini diberi merek "Sweety Mangrove". Pelatihan pembuatan olahan buah mangrove ini terus dilanjutkan karena akan disajikan dalam pemeran Loka Karya Kecamatan pada 24 Agustus 2019 mendatang," ungkapnya.



Tim PASTERHU akan memperkenalkan produk sirup, selai dan dodol buatan masyarakat desa Teluk Rhu sebagai kreativitas penunjang peningkatan ekonomi masyarakat.


"Dengan demikian kami Tim PASTERHU sangat berharap inovasi produk ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi pada perekonomian warga desa Teluk Rhu," harapnya.


Sekretaris PKK Desa Teluk Rhu menyambut positif workshop membuat sirup, selai dan dodol dari buah mangrove karena bisa dijadikan oleh-oleh khas desa Teluk Rhu.


"Kami berterima kasih kepada KKN UNRI karena buah mangrove yang selama ini tidak dimanfaatkan ternyata bisa bernilai ekonomis. Mudah-mudahan nantinya dapat menjadi produk unggulan dan oleh-oleh khas dari ibu-ibu desa Teluk Rhu," ujarnya.


kepala Desa RHU Mansyur turut mengapresiasi pelatihan yang diselenggarakan mahasiswa KKN Unri. Melalui pelatihan, kata Mansyur akan mampu menambah penghasilan masyarakat sekitar sehingga kesejahteraan masyarakat kian meningkat.


"Dengan adanya workshop ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Teluk Rhu, selain dapat menambah pengetahuan di bidang pertanian juga dapat mengembangkan perekonomian warga. Produk ini mudah diolah  dan dikembangkan," paparnya. (Abd)

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)