Sudah Tiga Hari, Seorang Korban Kapal Angkut Semen yang Tenggelam di Bengkalis Belum Ditemukan

datariau.com
597 view
Sudah Tiga Hari, Seorang Korban Kapal Angkut Semen yang Tenggelam di Bengkalis Belum Ditemukan
Foto: Riauterkini.com
Petugas BPBD Bengkalis melakukan upaya pencarian Dasril (60), KKM yang dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Tanjung Jati, Bengkalis sejak Ahad (27/1/2019) lalu.

BENGKALIS, datariau.com - Hingga hari ketiga pencairan korban hilang atas nama Dasril (60), Kepala Kamar Mesin kapal kargo angkutan semen tujuan Tanjung Balai Karimun dari Dumai yang tenggelam di Perairan Tanjung Jati, Bengkalis, belum membuahkan hasil.

Selasa (29/1/2019) petang tadi, petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis, Basarnas, kepolisian dan TNI AL, terus berupaya menyisir tempat kejadian kapal tenggelam dan sekitarnya.

BPBD Kabupaten Bengkalis mengerahkan dua unit kapal pencari dan 15 orang personel dibagi dalam dua regu, diterjunkan untuk melakukan pencarian warga Pekanbaru yang dilaporkan hilang sejak Ahad (27/1/2019) dinihari lalu tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Seksi Kedaruratan Bidang Sarana Logistik, Rusmali SSos mengatakan, pencarian korban hilang oleh petugas masih dilakukan hingga petang tadi. Pencarian difokuskan di beberapa titik, seperti lokasi kapal tenggelam dan menyisir pesisir Selat Bengkalis.

Lokasi badan kapal yang tenggelam, menurut Rusmali, sudah ditemukan, diperkirakan berada di kedalaman 20 meter. Dalam proses pencarian diakuinya mengalami kendala, tidak hanya cuaca yang belum bersahabat, namun masih terbatasnya peralatan dan sumber daya manusia (SDM).

"Masih kita lakukan pencarian korban yang hilang dan hingga petang ini belum ditemukan. Untuk posisi badan kapal sudah diketahui, cukup dalam," ungkapnya, Selasa (29/1/2019) petang.

Ditambahkan Rusmali, belum ada keputusan untuk diberhentikannya pencarian. "Belum ada untuk dihentikan, tentu kita akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan berbagai pihak seperti Basarnas dan tim lainnya," imbuhnya. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)