Situs Sejarah Komplek Bangunan Landraad dan ControlIuer di Benhil Akan Dipugarkan

Hermansyah
1.237 view
Situs Sejarah Komplek Bangunan Landraad dan ControlIuer di Benhil Akan Dipugarkan
Salah satu situs sejarah di Komplek Bangunan Landraad dan ControlIuer di Benteng Hilir.

SIAK, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Siak gesa penyusunan dokumen perencanan pekerjaan teknis Kota Pusaka Prioritas, kegiatan ini dilakukan agar tersusunnya Detail Engineering Design (DED), rencana pemugaran bangunan cagar budaya Controlleur dan Landraad di Kampung Benteng Hilir Kecamatan Mempura.

Hadir pada rapat tersebut, tokoh masyarakat Hamdan Saili, Ketua LAMR Siak Wan Said, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Siak Hendrisan, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Temas, Komunitas Peduli Sejarah Siak Heritage serta sejumlah tokoh masyarakat Siak.

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa untuk menetapkan sebuah kawasan sebagai Kota Pusaka melalui proses yang cukup panjang. Tahapanya dapat mencapai 5 sampai dengan 7 tahun kedepan. 

"Penetapan Siak sebagai Kota Pusaka, pada tahap pertama sudah kita lalui dengan penelitian dan pendokumentasian arsip. Pembagian wilayah kita tetapkan menjadi tiga zonasi. Pertama Komplek Istana Siak, Perumahan Datuk Pesisir dan Tangsi Belanda, Landraad dan ControlIeur," sebut Alfedri, Selasa, (15/10/2019) malam.

Terkait perencanan teknis fokus pembahasan, Alfedri menjelaskan, bagaimana pemanfaatan dan peruntukan Tangsi Belanda dan restorasi kompleks bangunan Landraad dan ControlIeur yang ada di Mempura.

"Yang menarik tahapan perencanaan teknis kota pusaka ini, kita telah memasuki tahap kedua. Tahap Identifikasi, Inventarisir dan Diagnosa kerusakan banguan. Tentunya ini menjadi tahapan yang penting," ungkapnya.

Berharap setelah dilakukan restorasi nantinya, kata Alfedri, bagaimana bangunan tersebut dijadikan salah satu media dalam proses pembelajaran bagi masyarakat terhadap sejarah, sosial budaya dan arsitektur.

"Kita tidak ingin bangunan restorasi, tapi tidak di fungsikan dan harapan saya bersama pak Gubernur Syamsuar pada saat Festival jaringan kota pusaka tahun depan, jamuan makan malam para tamu di lakukan di Tangsi Belanda Siak," imbuhnya. 

Konsultan yang menangani perencanaan teknis Kota Pusaka Siak Joni Wongso menyampaikan, tidak banyak catatan, foto, lukisan dan data resmi yang dapat di jadikan rujukan kapan komplek ini dibangun.

"Melalui pertemuan ini kami berharap bapak dan ibu dapat memberikan masukan, untuk menjadi data tambahan bagi kami. Sehingga memudahkan kami dalam melakukan falidasi data, baik fisik dan juga informasi," ungkapnya.

Seperti Tangsi Belanda, Istana Siak serta komplek bangunan Landraad dan ControIleur di Benteng Hilir merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah. 

Landraad dan ControlIeur di Benteng Hilir merupakan komplek bangunan admintrasi peninggalan kolonial selama berada di Siak Sri indarpura. Menjadi saksi pentingnya keberadaan Kesultanan Siak yang menguasai wilayah pantai Timur Sumatera yang di perebutkan oleh Inggris dan Belanda.

Editor
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)